Annual Report 2025
Unduh di sini Artikel terkait Potret Perempuan Oirata di Pulau Kisar Menjaga Pangan Kartini : Pendidikan Menggerakkan Perempuan untuk Bangkit dari Kesulitan Hidup di Desa
Annual Report 2025 Read More »
Unduh di sini Artikel terkait Potret Perempuan Oirata di Pulau Kisar Menjaga Pangan Kartini : Pendidikan Menggerakkan Perempuan untuk Bangkit dari Kesulitan Hidup di Desa
Annual Report 2025 Read More »
Benih merupakan sumber kehidupan. Dari butiran-butiran kecil, benih akan menghasilkan bahan-bahan pangan yang dikonsumsi oleh manusia. Sehingga benih merupakan bagian yang sangat penting dalam sejarah budaya peradaban manusia di dunia sampai masa yang akan datang. Dan satu hal yang penting untuk dicatat adalah bahwa perempuan memiliki kedekatan yang sangat erat dengan benih. Dengan pemilihan yang
Sejarah Hilangnya Kontrol Benih Dari Perempuan Read More »
Keterkaitan petani dengan benih dan keragaman tanaman tidak diragukan lagi. Selama ribuan tahun para petani dan masyarakat adat di seluruh dunia telah memilih benih terbaik dari panennya, menyimpannya, menanamnya kembali dan melakukan pemuliaan. Upaya tersebut telah melahirkan ribuan jenis tanaman, yang sekarang telah menyebar dan digunakan secara luas. Misalnya, tanaman jagung yang kita kenal sekarang
Oleh: Laksmi A. Savitri[1] Kristina Lolon, berusia 80 tahun, adalah perempuan penjaga benih leye (Jawa: jali-jali, nama ilmiah: Coix lacyma-jobi L). Ia tinggal di pulau Lembata, NTT, dan mengemban peran turun-temurun dalam keluarga Lamadike untuk melindungi benih leye dari kepunahan dengan cara tidak boleh mengonsumsi pangan pokok selain leye. Dengan begitu, keluarganya terus-menerus harus bertanam
Perempuan Dan Benih: Relung Sempit Dalam Ruang Pengetahuan Perguruan Tinggi Read More »
Indonesia dengan berbagai macam strategi kebijakan negara (pemerintah) di sektor pertanian sering menimbulkan masalah di kalangan petani. Masalah reforma agraria yang tidak terlaksana dengan baik, selain itu langka dan mahalnya pupuk menjadi persoalan pertanian. Tak hanya itu, persoalan benih yang tidak lagi terjamin kualitasnya karena pemanggku kebijakan yang hanya berorientasi proyek atau keuntungan (profit) dibanding
Merawat Benih Lokal Menjaga Kehidupan Read More »
(Sebuah tulisan pengingat untuk memperkuat konsolidasi perempuan) Perempuan dan sumber daya alam memiliki peranan penting dalam rantai produksi pangan yang melekat dan tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain. Sejak dimulainya peradaban dan masa prasejarah perempuan menjadi aktor yang bekerja sama dengan laki-laki baik sebagai peramu dan pemburu. Melalui sejumlah penelitian, termasuk hasil penelitian ilmuwan
Perempuan, Peluh untuk Benih dan Pangan, “Multi Peran atau Multi Beban” Read More »
DOWNLOAD BULETIN Artikel terkait Potret Perempuan Oirata di Pulau Kisar Menjaga Pangan Kartini : Pendidikan Menggerakkan Perempuan untuk Bangkit dari Kesulitan Hidup di Desa
Majalah National Geographic, edisi Juni 2011, pernah mengulas tentang Candi atau Kuil Göbekli Tepe di Turki. Judul tulisan utama majalah itu demikian: The Birth of Religion, The World’s First Temple. Artikel ini menjelaskan secara panjang lebar bahwa dalam proses membangun peradaban manusia, agama dan pertanian merupakan hal yang penting. Apakah agama berada di depan atau
Agama dan Pertanian Read More »
“Kuasai minyak, maka engkau akan menguasai bangsa-bangsa. Kuasai pangan, maka engkau akan menguasai rakyat.” Henry Kissinger, penasihat keamanan nasional di era Presiden Amerika Serikat Richard Nixon. Pernyataan Henry Kissinger telah menjadi bukti nyata bahwa terjadi pada sistem pangan Indonesia saat ini. Tingginya beras impor pada tahun 2023 menjadi bukti bahwa petani Indonesia perlahan kehilangan kedaulatan
Menilik Hilangnya Kontrol Perempuan Petani Atas Benih Read More »
Sejak era Orde Baru, pembangunan pertanian bertumpu pada Revolusi Hijau dengan monokultur padi dan menjadi pangan pokok bagi seluruh penduduk Indonesia, di manapun berada. Berbagai jenis pangan lokal terpaksa harus menyerah, pola konsumsi masyarakat berubah. Padi menjadi pangan utama di Indonesia dan negara-negara Asia lainnya serta memiliki peran sentral dalam memenuhi kebutuhan pangan penduduk. Indonesia
Belajar Konservasi Benih Dari Dayak Meratus, “Pantangan Menjual Padi” Read More »