Bina Desa

Agama dan Pertanian

Majalah National Geographic, edisi Juni 2011, pernah mengulas tentang Candi atau Kuil Göbekli Tepe di Turki. Judul tulisan utama majalah itu demikian: The Birth of Religion, The World’s First Temple. Artikel ini menjelaskan secara panjang lebar bahwa dalam proses membangun peradaban manusia, agama dan pertanian merupakan hal yang penting. Apakah agama berada di depan atau

Agama dan Pertanian Read More »

Menilik Hilangnya Kontrol Perempuan Petani Atas Benih

“Kuasai minyak, maka engkau akan menguasai bangsa-bangsa. Kuasai pangan, maka engkau akan menguasai rakyat.” Henry Kissinger, penasihat keamanan nasional di era Presiden Amerika Serikat Richard Nixon. Pernyataan Henry Kissinger telah menjadi bukti nyata bahwa terjadi pada sistem pangan Indonesia saat ini. Tingginya beras impor pada tahun 2023 menjadi bukti bahwa petani Indonesia perlahan kehilangan kedaulatan

Menilik Hilangnya Kontrol Perempuan Petani Atas Benih Read More »

Belajar Konservasi Benih Dari Dayak Meratus, “Pantangan Menjual Padi”

Sejak era Orde Baru, pembangunan pertanian bertumpu pada Revolusi Hijau dengan monokultur padi dan menjadi pangan pokok bagi seluruh penduduk Indonesia, di manapun berada. Berbagai jenis pangan lokal terpaksa harus menyerah, pola konsumsi masyarakat berubah. Padi menjadi pangan utama di Indonesia dan negara-negara Asia lainnya serta memiliki peran sentral dalam memenuhi kebutuhan pangan penduduk. Indonesia

Belajar Konservasi Benih Dari Dayak Meratus, “Pantangan Menjual Padi” Read More »

Menjemput Berkah dari Langit: Gerakan Panen Hujan di Desa Jatiroyo

Desa Jatiroyo di Karanganyar dikenal akan kesuburannya, dikelilingi hamparan sawah hijau dan kekayaan alam melimpah. Namun, di balik keindahan itu, warga menghadapi siklus yang penuh tantangan: saat musim hujan tiba, ancaman banjir kecil, tanah longsor, dan angin kencang kerap datang; sebaliknya, di musim kemarau, kekeringan melanda, membuat lahan retak dan hasil panen menurun drastis. Realitas

Menjemput Berkah dari Langit: Gerakan Panen Hujan di Desa Jatiroyo Read More »

Pertanian, Inovasi, dan Mimpi Hijau dari Desa Ngundi Mulyo

Tumbuh sebagai remaja di desa yang sebagian besar warganya hidup dari pertanian membuat saya percaya bahwa tanah tempat kami berpijak menyimpan potensi besar untuk berkembang. Desa kami dikenal sebagai penghasil kakao dan padi yang melimpah. Namun, di balik hasil panen yang berlimpah itu, ada tantangan besar yang mengintai: semakin sedikit anak muda yang ingin menjadi

Pertanian, Inovasi, dan Mimpi Hijau dari Desa Ngundi Mulyo Read More »

Menyalakan Lentera Desa: Gerak Orang Muda dalam Menghidupkan Kedaulatan dan Kebudayaan Pedesaan

Di tengah derasnya arus modernisasi dan ekspansi kapitalisme agraria, desa kerap dipandang sebagai ruang yang tertinggal. Padahal, di sanalah sesungguhnya tersimpan kekayaan sosial, ekonomi, dan budaya yang menjadi fondasi penting bagi kedaulatan bangsa. Dari kesadaran itulah, Komunitas Swabina Pedesaan Lantera Sambaliwali (KSP Lantera Sambaliwali) hadir — sebagai ruang belajar, bergerak, dan berorganisasi bagi orang muda

Menyalakan Lentera Desa: Gerak Orang Muda dalam Menghidupkan Kedaulatan dan Kebudayaan Pedesaan Read More »

Gotong Royong Membangun Kemandirian: Kisah Usaha Kolektif Petani Kampung

Di sebuah desa di Kecamatan Luyo, Kelurahan Batupanga, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), suara cangkul yang berpadu dengan tawa para petani menjadi irama keseharian. Bukan sekadar bekerja di Ladang, mereka sedang membangun sesuatu yang lebih besar dari sekadar hasil panen: membangun kemandirian melalui usaha kolektif. Bagi para anggota Kelompok Petani Kampung (KPK), kerja bersama bukanlah hal

Gotong Royong Membangun Kemandirian: Kisah Usaha Kolektif Petani Kampung Read More »

Jika Organisasi Tanpa Pemudi, Siapa yang Akan Menyulut Perubahan?

Pemuda sering dijuluki sebagai agent of change—agen perubahan yang menjadi harapan bangsa untuk mendorong lahirnya masyarakat yang adil, sejahtera, dan berdaya. Mereka tidak hanya berperan sebagai motor pembangunan, tetapi juga sebagai penjaga nurani sosial yang mengingatkan arah perubahan agar tetap berpihak pada rakyat. Namun, narasi tentang “pemuda” kerap terjebak dalam bayangan tunggal: laki-laki. Nama-nama besar

Jika Organisasi Tanpa Pemudi, Siapa yang Akan Menyulut Perubahan? Read More »

Lahirnya Serikat Perempuan Bajiminasa: Ruang Baru Untuk Perempuan Desa 

Fajar baru saja menyingkap kabut tipis di langit Desa Bajiminasa. Di sela-sela dinginnya pagi, terdengar suara ayam berkokok menandakan hari telah dimulai. Perempuan-perempuan desa yang selama ini tak kenal lelah, kembali disibukkan dengan rutinitas rumah tangga. Dari menyiapkan sarapan hingga mengurus anak-anak, begitu cepat waktu berlalu hingga tak terasa sore kembali datang. Namun di tahun

Lahirnya Serikat Perempuan Bajiminasa: Ruang Baru Untuk Perempuan Desa  Read More »