Bina Desa

Menggarap Sawah di Punggung Petani

[anti-both] [ezcol_2third id=”” class=”” style=””] Oleh: Damhuri Muhammad   Kita tidak bangga kalau hanya memanen padi, kita akan bangga bila memanen padi di sawah kita sendiri. (Multatuli)   DALAM tradisi Melayu, kata “tani” merupakan penyempitan dari kata “tahani” yang bila diterjemahkan secara bebas berarti: “menahan diri.” Maksudnya, menahan diri untuk tidak membeli segala sesuatu yang […]

Menggarap Sawah di Punggung Petani Read More »

Merintis Kelembagaan Pelaksana Pembaruan Agraria dan Penyelesaian Konflik Agraria di Indonesia

[anti-both] [ezcol_2third id=”” class=”” style=””] Oleh Usep Setiawan (2) Abstrak Konflik agraria masih jadi problem bangsa Indonesia yang belum kunjung terselesaikan. Berlanjutnya konflik agraria menyebabkan rakyat menjadi korban sehingga kehilangan hak-hak ekonomi, sosial dan budayanya sekaligus. Masyarakat yang diwarnai konflik agraria ibarat masyarakat yang sakit sehingga perlu disembuhkan dengan cara menemukan, menangani dan menyelesaikan akar

Merintis Kelembagaan Pelaksana Pembaruan Agraria dan Penyelesaian Konflik Agraria di Indonesia Read More »

Pak Beye Disurati Akademisi Agraria

Presiden Yudhoyono dengan terbuka dikirimi surat oleh para akademisi pemikir agraria (Jakarta,7/02), mereka meminta agar Yudhoyono mengupayakan penyelesaian konflik agraria di masa lalu dan yang tengah berlangsung. Reformasi hukum dan kemauan politik menjadi acuan utama komitmen pemerintahan Yudhoyono dan jajarannya untuk menyelesakan konflik agraria. Penyelesaian konflik lebih mengedepankan penyelesaian legal formal dengan mengabaikan keadilan substantif

Pak Beye Disurati Akademisi Agraria Read More »

Ketimpangan Pangan: Negara Maju Vs Berkembang

Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) menyatakan bahwa setidaknya ada 925 juta orang kelaparan dan tidur dalam kondisi perut lapar. Ini berarti satu dari tujuh orang kekurangan pangan setiap hari. Tahun 2010, FAO menyatakan bahwa 98 persen atau 906,5 juta penduduk yang kekurangan pangan adalah warga negara yang tinggal di negara berkembang. Dari jumlah tersebut, dua

Ketimpangan Pangan: Negara Maju Vs Berkembang Read More »

Ke Mana Arah Perekonomian Indonesia?

[quote]Kekacauan kultur ekonomi semacam itu pada akhirnya membutuhkan campur tangan negara.[/quote] Fakta ekonomi global sekarang menunjukkan 50 persen perdagangan global diisi sektor jasa dan mampu menyerap hingga 60 persen tenaga kerja di seluruh dunia. Hal yang tentu saja sudah bergeser dari era booming oil pada dekade 70-an ketika negara-negara dengan soviet ekonomi tumbang dan investasi

Ke Mana Arah Perekonomian Indonesia? Read More »

Lahan Pasir Berbuah Sayur

[quote]Bertani tidak harus selalu di tanah subur. Lahar pasir pun punya peluang. Inilah inspirasi mandiri dari lumbung sayur mayur masyarakat Kulon Progo.[/quote] DARI  kajauhan seorang petani muda nampak memeriksa satu per satu sawi hijau, sambil sesekali meluruskan pundaknya. Topi yang dipakainya terkadang menjadi kain penyeka peluh yang mengucur deras. Di bawah terik mentari ia terus

Lahan Pasir Berbuah Sayur Read More »

Petani Diteror Pembangunan yang Salah Kiblat

Berapa manusia di sini yang memenuhi kebutuhannya dengan bertani, dari hasil pertanian dan tata niaga jasa sektor agraris? Jawaban atas pertanyaan itu menunjukan siapa bangsa ini, bangsa agraris. Berbagai hasil pertanian diunggulkan sebagai tulang punggung perekonomian negara.  Dan kalau melihat pencanangan Presiden RI pada  April 2010 lalu–dan kemudian diulang di depan pertemuan Rakornas Dewan Ketahanan

Petani Diteror Pembangunan yang Salah Kiblat Read More »

Warga Sodong Perjuangkan Lahan Terlantar

Inilah lahan terindikasi terlantar seluas 82, 17 hektar milik HGU PT. Kencana yang berlokasi di Propinsi: Jawa Tengah, Kabupaten : Pemalang, Kecamatan: Belik, Kelurahan : Sikasur, dukuh Sodong yang menjadi salah satu kawasan dampingan Bina Desa. PT Kencana Sikasur berkedudukan di Kota Pekalongan Selaku pemegang Hak Guna Usaha No: 3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13, tanggal 23 September 1991 dan

Warga Sodong Perjuangkan Lahan Terlantar Read More »

Krisis Pangan Berlanjut

Krisis pangan terus mengintai republik ini. Tragedi kelaparan yang menewaskan 95 penduduk Distrik Kwor, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, beberapa waktu lalu, sungguh memprihatinkan. Negeri ini pernah disebut-sebut sebagai lumbung pangan dunia, tapi kini sebagian warganya meninggal karena kelaparan. Yang lebih menyedihkan, sekitar lima juta anak tidak bisa tidur nyenyak setiap malam karena kelaparan dan mengalami

Krisis Pangan Berlanjut Read More »

Potret Perempuan Oirata di Pulau Kisar Menjaga Pangan

Analisis feminis banyak berpendapat bahwa perempuan adalah petani tak kentara (the invisible farmers) namun tenaga kerja mereka memproduksi setengah makanan dunia. Ketangguhan kaum Hawa ini terlihat begitu nyata dalam kehidupan masyarakat Oirata, penghuni salah satu pulau kecil di Maluku bernama Kisar. Paling tidak, itulah hasil penelitian berbulan-bulan yang dilakukan Ibu Non, dosen Fakultas Pertanian Universitas

Potret Perempuan Oirata di Pulau Kisar Menjaga Pangan Read More »