Bina Desa

Buah Asing Kalahkan Produk Lokal

Pakar ekonomi pertanian Nandang Najmulmunir menilai, buah-buahan dari negara asing telah mengalahkan produk lokal akibat liberalisasi sektor pertanian sehingga terjadi serbuan produk buah dari berbagai negara, seperti China, Thailand, dan Australia. “Kita bisa lihat buah-buahan impor jauh lebih dominan penjualannya ketimbang buah lokal, termasuk produk buah yang sebelumnya dikuasai dalam negeri, seperti jeruk dan durian,” […]

Buah Asing Kalahkan Produk Lokal Read More »

BPN: TNI Belum Punya Hak Kelola Tanah di Setrojenar

Jakarta – Hampir satu minggu pasca bentrok antara TNI-AD dengan warga sipil di Setrojenar, Kebumen, Jawa Tengah, sebagian besar  warga masih merasa trauma berkepanjangan, Warga masih was-was akan nasibnya kedepan terkait kepemilikan lahan-lahan pertanian yang meraka miliki setelah kejadian yang menggemparkan itu. Mereka pun mengadu ke BPN Pusat. “Kami datang untuk meminta keadilan, kami meminta

BPN: TNI Belum Punya Hak Kelola Tanah di Setrojenar Read More »

Bina Desa Luncurkan Jurnal Pedesaan.

Mengiringi acara puncak memperingati 35 tahun usianya, pada 29 Juni 2010 di JDC (Jakarta Disain Center), Yayasan BINA DESA meluncurkan terbitan barunya berupa JURNAL perdesaan dan reforma agraria yang diberi  nama “AGRICOLA”.  Francis Wahono, Gunawan Wiradi, dan Dwi Astuti hadir sebagai pembahas dalam peluncuran tersebut.  Dalam sambutan peluncuran Agricola, redaktur AGRICOLA, Sabiq Carebest, menyatakan hadirnya

Bina Desa Luncurkan Jurnal Pedesaan. Read More »

Bentrok di Sumsel, Tujuh Orang Tewas

Jakarta – Sebuah bentrokan maut antara warga dengan petugas keamanan atau satpam PT Sumber Wangi Alam (SWA) di Desa Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan, menyebabkan tujuh orang tewas. (Kamis, 21/11) Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan, peristiwa tersebut terjadi Kamis (21/04/2011). Tujuh orang tewas terdiri tiga orang warga dan empat

Bentrok di Sumsel, Tujuh Orang Tewas Read More »

Belajar dari China

Produk China membanjiri pasar Indonesia, dari mulai buah-buahan sampai textile, harganya lebih murah, sementara soal kualitas bisa diperdebatkan. Seorang kawan saya di Bandung, Hasim, yang seorang pengusaha distro nyaris gulung tikar karena serbuan produk jadi beruapa pakaian, celana dan asesoris lain yang datang dari China dan harganya sangat murah. Intinya, karena serbuan produk China ke

Belajar dari China Read More »

Permentan Perizinan Food Estate Mendiskriminasikan Petani

Kelompok Kerja Pemberdayaan Ketahanan Pangan Masyarakat yang terdiri dari 15 orang yang mewakili organisasi tani dan organsisasi non-pemerintah, sebagai bagian dari unsur masyarakat yang ada di dalam Dewan Ketahanan meminta agar peremntan perizinanan food astate di tunda. Kelompok Kerja Pemberdayaan Ketahanan Pangan Masyarakat melalui siaran Persnya di Jakarta, 21 April 2010, menilai Rancangan Peraturan Menteri

Permentan Perizinan Food Estate Mendiskriminasikan Petani Read More »

Dari Refleksi Natural Farming di Kudus

Semangat Pertanian Alami Komunitas Desa Dampingan Yayasan Bina Desa Sadajiwa Lebih dari sekedar rutinitas dan ritualitas, pelatihan dan refleksi pertanian alami yang sudah dilakukan berkala oleh Bina Desa, merupakan sikap perlawanan yang nyata terhadap sistem kapitalisasi pertanian di pedesaaan, agar petani bisa berdaulat atas input produksi, distribusi dan konsumsi pangan dan pertaniannya. (Kudus, Bina Desa)

Dari Refleksi Natural Farming di Kudus Read More »

Negara Belum Sepenuhnya Akui Hak-hak Petani

(Jakarta: Bina Desa/19/010) Beberapa kalangan dari petani, NGO, gerakan pemuda berkumpul di kantor nasional Serikat Petani Indonesia (SPI) dalam agenda memperingati hari Hak Asasi Petani (HAP). Mereka merekam dan merefleksikan masih banyak dan berlajutnya kasus-kasus agraria, dan lebih sering petani menjadi korban. Mereka menuntut agar Negara sepenuhnya mengakui Hak Asasi Petni dan membentuk badan penyelesaian

Negara Belum Sepenuhnya Akui Hak-hak Petani Read More »

RAPBN 2011 Berpotensi Melanggar HAM dan Konstitusi

Belanja pegawai dan belanja modal negara terlalu tinggi sehingga untuk pemenuhan hak ekososbud (Ekonomi Sosial dan Budaya) sangat sedikit. Padahal menunjuk pasal 33 dimana negara menguasai sumberdaya alamnya, seharusnya negara bisa memprioritaskan anggarannya untuk sepenuhnya kemakmuran rakyat. “Volume APBN terhadap PDB di negara yang kapitalis seperti Jepang, Prancis dan Jerman misalnya mendekati 30% , sementara

RAPBN 2011 Berpotensi Melanggar HAM dan Konstitusi Read More »

Geliat Pertanian Alami di Jawa Barat dan Aceh

Dalam keterbatasan sempitnya lahan dan rusaknya irigasi, warga di Desa Cipeuteuy Kecamatan Kabandungan kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tetap bergeliat mempraktikan pertanian alami demi cita-cita kemandiriannya. Musim Tanam Padi sudah tiba, pagi itu 2 Juli 2011 di kampung Babakan Desa Cipeuteuy, beberapa anggota paguyuban Tani Jaya Mukti sibuk menyiapkan bibit padi dalam persemaian. Tidak hanya itu

Geliat Pertanian Alami di Jawa Barat dan Aceh Read More »