Bina Desa

Membangun Masa Depan Sehat: Hari Gizi dan Makanan dengan Pemulihan Benih Tanpa Bahan Kimia

Hari Gizi Nasional, yang dirayakan setiap tanggal 25 Januari, menjadi momen penting bagi Indonesia untuk merayakan dan mempromosikan pola makan sehat yang dimulai dari benih tanaman yang sehat dan bebas bahan kimia. Pemilihan bahan tanam yang baik dan bebas dari zat kimia menjadi dasar penting untuk menciptakan makanan berkualitas tinggi yang mendukung kesehatan masyarakat. Pentingnya […]

Membangun Masa Depan Sehat: Hari Gizi dan Makanan dengan Pemulihan Benih Tanpa Bahan Kimia Read More »

Belajar dari Laos: Menjaga, Mengelola Kesuburan Tanah dan Mengelola Hama Secara Alternatif

Pertanian memegang peranan penting bagi kehidupan manusia, tidak hanya sebagai sumber pangan tetapi juga menjadi sumber penting bagi negara sebagai tulang punggung perekonomian dan sumber daya alam yang berkelanjutan. Pada era globalisasi saat ini penting untuk mengetahui lebih dalam betapa penting dan vitalnya sektor pertanian dalam mencapai ketahanan pangan dan pembangunan yang berkelanjutan. Pada era

Belajar dari Laos: Menjaga, Mengelola Kesuburan Tanah dan Mengelola Hama Secara Alternatif Read More »

Belajar Bersama AsiaDHRRA: Memahami Agroekologi, Advokasi Kebijakan dan Keterlibatan Konstruktif

Pada 25 September – 6 Oktober 2023 Bina Desa bersama tujuh anggota Komunitas Swabina Pedesaan (KSP) mendapatkan kesempatan belajar bersama dengan AsiaDHRRA yang bertajuk “Training on Agroecology and Policy Advocacy and Constructive Engagement”. Kegiatan ini juga diikuti oleh organisasi-organisasi jaringan AsiaDHRRA di beberapa negara antara lain Philipina, Kamboja, Thailand, Laos, Vietnam, dan Indonesia.  Secara khusus,

Belajar Bersama AsiaDHRRA: Memahami Agroekologi, Advokasi Kebijakan dan Keterlibatan Konstruktif Read More »

Perluas Komunitas, KSP Lungkong Berganti Nama Menjadi PIDATO

[TOJO UNA-UNA] Setelah sehari sebelumnya menggelar Musyawarah Peta Wilayah Adat Bobongko yang dihadiri sejumlah tetua adat, tokoh masyarakat dan jaringan organisasi masyarakat adat, KSP Lungkong selanjutnya membuka rangkaian acara Kongres pertamanya. (22-23/8). Bertempat di lokasi yang sama dengan kegiatan musyawarah peta, kongres Komunitas Swabina Pedesaan (KSP) Lungkong Togean merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengorganisasian komunitas

Perluas Komunitas, KSP Lungkong Berganti Nama Menjadi PIDATO Read More »

Komunitas SAC Mulai Mengembangkan Pertanian Alami

Komunitas Saung Agraria Ciasihan (SAC) yang di Ketuai oleh Kang Ucu Permana adalah sebuah komunitas Petani Alami yang berlokasi di Kp. Gunung Menir, Desa Ciasihan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Komunitas SAC merupakan salah satu komunitas dampingan Bina Desa. Pada hari Selasa tanggal 12 Mei 2020 komunitas SAC mengadakan penanaman padi alami. Pertanian alami menjadi salah satu

Komunitas SAC Mulai Mengembangkan Pertanian Alami Read More »

Rapuh Sejak Fondasi

Pertumbuhan ekonomi dalam dua periode pemerintahan cenderung mengorbankan pemerataan. Pembaharuan agraria secara konsisten, reformulasi distribusi modal, dan pemihakan sektor pertanian secara luas sebagai landasan pembangunan jangka panjang, secara substansial sama sekali tidak jalan. Akibatnya, bangsa ini harus menanggung beban yang kian berat dalam transformasi masyarakat miskin kepada kesejahteraan sosial yang adil dan modern. Beban yang

Rapuh Sejak Fondasi Read More »

Diversivikasi Pangan Antara Harapan Dan Isapan Jempol

Pemerintah dengan kebijakan Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal melalui (Perpres) No 22 Tahun 2009 dinilai gagal menciptakan suatu gerakan bersama, namun harapan akan diversivikasi pangan terus disemai berbagai kalangan perduli kedaulatan pangan guna mengatasi ketergantungan pada bahan pangan tunggal khususnya beras, mengembangkan sumber karbohidrat unggulan lokal menjadi salah satu pilihannya. UPAYA pemerintah untuk

Diversivikasi Pangan Antara Harapan Dan Isapan Jempol Read More »

Ketimpangan Pangan: Negara Maju Vs Berkembang

Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) menyatakan bahwa setidaknya ada 925 juta orang kelaparan dan tidur dalam kondisi perut lapar. Ini berarti satu dari tujuh orang kekurangan pangan setiap hari. Tahun 2010, FAO menyatakan bahwa 98 persen atau 906,5 juta penduduk yang kekurangan pangan adalah warga negara yang tinggal di negara berkembang. Dari jumlah tersebut, dua

Ketimpangan Pangan: Negara Maju Vs Berkembang Read More »

Krisis Pangan Berlanjut

Krisis pangan terus mengintai republik ini. Tragedi kelaparan yang menewaskan 95 penduduk Distrik Kwor, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, beberapa waktu lalu, sungguh memprihatinkan. Negeri ini pernah disebut-sebut sebagai lumbung pangan dunia, tapi kini sebagian warganya meninggal karena kelaparan. Yang lebih menyedihkan, sekitar lima juta anak tidak bisa tidur nyenyak setiap malam karena kelaparan dan mengalami

Krisis Pangan Berlanjut Read More »

Potret Perempuan Oirata di Pulau Kisar Menjaga Pangan

Analisis feminis banyak berpendapat bahwa perempuan adalah petani tak kentara (the invisible farmers) namun tenaga kerja mereka memproduksi setengah makanan dunia. Ketangguhan kaum Hawa ini terlihat begitu nyata dalam kehidupan masyarakat Oirata, penghuni salah satu pulau kecil di Maluku bernama Kisar. Paling tidak, itulah hasil penelitian berbulan-bulan yang dilakukan Ibu Non, dosen Fakultas Pertanian Universitas

Potret Perempuan Oirata di Pulau Kisar Menjaga Pangan Read More »