Bina Desa

Belajar dari China

Produk China membanjiri pasar Indonesia, dari mulai buah-buahan sampai textile, harganya lebih murah, sementara soal kualitas bisa diperdebatkan. Seorang kawan saya di Bandung, Hasim, yang seorang pengusaha distro nyaris gulung tikar karena serbuan produk jadi beruapa pakaian, celana dan asesoris lain yang datang dari China dan harganya sangat murah. Intinya, karena serbuan produk China ke […]

Belajar dari China Read More »

Permentan Perizinan Food Estate Mendiskriminasikan Petani

Kelompok Kerja Pemberdayaan Ketahanan Pangan Masyarakat yang terdiri dari 15 orang yang mewakili organisasi tani dan organsisasi non-pemerintah, sebagai bagian dari unsur masyarakat yang ada di dalam Dewan Ketahanan meminta agar peremntan perizinanan food astate di tunda. Kelompok Kerja Pemberdayaan Ketahanan Pangan Masyarakat melalui siaran Persnya di Jakarta, 21 April 2010, menilai Rancangan Peraturan Menteri

Permentan Perizinan Food Estate Mendiskriminasikan Petani Read More »

Dari Refleksi Natural Farming di Kudus

Semangat Pertanian Alami Komunitas Desa Dampingan Yayasan Bina Desa Sadajiwa Lebih dari sekedar rutinitas dan ritualitas, pelatihan dan refleksi pertanian alami yang sudah dilakukan berkala oleh Bina Desa, merupakan sikap perlawanan yang nyata terhadap sistem kapitalisasi pertanian di pedesaaan, agar petani bisa berdaulat atas input produksi, distribusi dan konsumsi pangan dan pertaniannya. (Kudus, Bina Desa)

Dari Refleksi Natural Farming di Kudus Read More »

Negara Belum Sepenuhnya Akui Hak-hak Petani

(Jakarta: Bina Desa/19/010) Beberapa kalangan dari petani, NGO, gerakan pemuda berkumpul di kantor nasional Serikat Petani Indonesia (SPI) dalam agenda memperingati hari Hak Asasi Petani (HAP). Mereka merekam dan merefleksikan masih banyak dan berlajutnya kasus-kasus agraria, dan lebih sering petani menjadi korban. Mereka menuntut agar Negara sepenuhnya mengakui Hak Asasi Petni dan membentuk badan penyelesaian

Negara Belum Sepenuhnya Akui Hak-hak Petani Read More »

RAPBN 2011 Berpotensi Melanggar HAM dan Konstitusi

Belanja pegawai dan belanja modal negara terlalu tinggi sehingga untuk pemenuhan hak ekososbud (Ekonomi Sosial dan Budaya) sangat sedikit. Padahal menunjuk pasal 33 dimana negara menguasai sumberdaya alamnya, seharusnya negara bisa memprioritaskan anggarannya untuk sepenuhnya kemakmuran rakyat. “Volume APBN terhadap PDB di negara yang kapitalis seperti Jepang, Prancis dan Jerman misalnya mendekati 30% , sementara

RAPBN 2011 Berpotensi Melanggar HAM dan Konstitusi Read More »

Geliat Pertanian Alami di Jawa Barat dan Aceh

Dalam keterbatasan sempitnya lahan dan rusaknya irigasi, warga di Desa Cipeuteuy Kecamatan Kabandungan kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tetap bergeliat mempraktikan pertanian alami demi cita-cita kemandiriannya. Musim Tanam Padi sudah tiba, pagi itu 2 Juli 2011 di kampung Babakan Desa Cipeuteuy, beberapa anggota paguyuban Tani Jaya Mukti sibuk menyiapkan bibit padi dalam persemaian. Tidak hanya itu

Geliat Pertanian Alami di Jawa Barat dan Aceh Read More »

ASEAN Gagal

Dalam pertemuan Asian Piople Frum di Jakarta, banyak kalangan dari ormas buruh dan tani serta NGO menyebut bahwa ASEAN telah gagal menjalankan mandatnya untuk turut menghadirkan kesejahteraan dan keadilan sosial. Lebih dari itu melalui perjanjian CAFTA , Asean bahkan dianggap telah diam-diam mengkudeta konstitusi Negara-negara yang tergabung di dalamnya, termasuk Indonesia. Menurut Daeng dari IGJ,

ASEAN Gagal Read More »

Aparat Kembali Lakukan Represi Atas Aksi Petani

Konflik perebutan lahan kembali memakan korban. Kali ini aksi damai yang dilakukan petani tiba-tiba di jawab dengan tindakan kekerasan oleh kepolisian. Akibatnya Iman (43 th), Yusuf (38 th) tertembak dan mengalami luka-luka di wajahnya, sementara Basri (50 th) mengalami luka memar. Mereka saat ini dirawat secara intensif di rumah sakit terdekat. (JAMBI/BINDES/010) Siang hari sekitar

Aparat Kembali Lakukan Represi Atas Aksi Petani Read More »

Anggaran Sektor Pertanian Paling Diabaikan

Pemerintah didesak menaikkan anggaran pertanian untuk memperbaiki kondisi pertanian dalam negeri. “Kami usulkan menjadi 10 persen dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),” ujar Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Indonesia, Winarno Tohir, saat berdialog dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui telewicara video di Istana Negara, Rabu, 22 Juni 2011. Sepuluh persen dari anggaran bukanlah angka

Anggaran Sektor Pertanian Paling Diabaikan Read More »

Analisa IMF Terhadap Ekonomi Indonesia Salah

Pengamat Ekonomi yang juga CEO EC-Think Indonesia Iman Sugema menilai analisis International Monetary Fund (IMF) yang menyatakan perekonomian Indonesia akan mengalami overheating salah. Pemerintah jangan sampai membuat kebijakan dengan dasar analisis yang tidak tepat tersebut. Imam menjelaskan, dalam kajiannya yang diterbitkan pada April 2011, Dana Moneter Internasional (IMF) menyimpulkan bahwa perekonomian Indonesia, bersama dengan Argentina,

Analisa IMF Terhadap Ekonomi Indonesia Salah Read More »