Bina Desa

Seimbangkan Karbohidrat Agar Tak Kurang Energi

Kekurangan energi artinya kekurangan konsumsi karbohidrat dan sebagai penggantinya lemak akan terpakai dan protein akan digunakan sebagai sumber energi. Apabila hal ini terus berlanjut, akan terjadi Kurang Energi Protein (KEP) yang ditandai dengan marasmus dan kwaksiorkor. Energi adalah kemampuan melakukan usaha. Energi disebut juga tenaga. Orang yang energik adalah orang yang penuh tenaga sehingga dapat […]

Seimbangkan Karbohidrat Agar Tak Kurang Energi Read More »

Dwi Astuti: World World Consultative Comittee (WCC) akan Presentasikan Pertanian Keluarga

“Kita bersyukur subsatansi deklarasi tersebut disetujui dan akan mulai diimplementasikan dalam pertemuan WCC yang akan datang,” ungkap Direktur Ekskutif Bina Desa, Dwi Astuti. Pada 21-23 September diadakan Konferensi Global Pertanian Keluarga ke- 5 yang diselenggarakan oleh World Rural Forum (WRF) di Derio, Spanyol. Para peserta konferensi ini merupakan jaringan organisasi masyarakat tani, nelayan, dan peternak

Dwi Astuti: World World Consultative Comittee (WCC) akan Presentasikan Pertanian Keluarga Read More »

Deklarasi Perempuan Pada Konferensi Internasional Pertanian Keluarga Ke-5

Perempuan ambil bagian dalam Konferensi Internasional Pertanian Keluarga Ke-5 yang diadakan Derio, Spanyol, pada 21-23 September 2015 lalu. Dalam konferensi itu perempuan mendeklarasikan tentang Pertanian Keluarga berdasarkan tantangan dan tujuan bersama yang ingin diwujudkan oleh perempuan dari seluruh dunia. Peserta Deklarasi tersebut adalah Dwi Astuti (AsiaDHRRA), Alessandra (CONTAG), Teresa López (FADEMUR), Izaskun Landaida (Emakunde), Conchi

Deklarasi Perempuan Pada Konferensi Internasional Pertanian Keluarga Ke-5 Read More »

Armin Salassa: “Petani Harus Punya Organisasi Tani Yang Kuat Dan Modern…”

Putusnya semangat kemandirian dan kedaulatan petani adalah akibat jangka panjangnya dari politik pertanian yang terintegrasi dengan skema ekonomi kapitalistik dalam beberapa dekade terakhir. Belum lagi, lemahnya kuasa petani dalam menembus akses pasar yang adil bagi petani yang diperparah minimnya dukungan pemerintah terkait permodalan, infrastruktur pertanian dan informasi pertanian membuat kondisi pertanian dan petani menjadi kronis

Armin Salassa: “Petani Harus Punya Organisasi Tani Yang Kuat Dan Modern…” Read More »

Pertanian Alami Jalan Kedaulatan Pangan

BINA DESA, Aceh: Yayasan Bina Desa – Wilayah Program Aceh Barat menyelenggarakan Seminar Peringatan Hari Pangan Sedunia Ke 35, (20/20). Mengngkat tema “Pertanian Alami Sebagai Upaya Mewujudkan Kedaulatan Pangan” Bina Desa ingin mendorong pertanian alami dan agenda reforma agraria sebagai jalan nyata mewujudkan kedaulatan pangan. Mardiyah Basuni, Koordinator Bina Desa untuk wilayah Aceh menyatkakan Kedualatan

Pertanian Alami Jalan Kedaulatan Pangan Read More »

Implementasi UU Desa Masih Teknokratis, Banyak Pemerintah Di Daerah Dan Desa Belum Siap

Bina Desa, Yogyakarta: UU Desa harus dikawal dalam pelaksanaannya termasuk memberikan kritikan, karena ditemukan cukup banyak tantangan dalam pelaksanaanya. Secara prinsip pelaksanaan UU desa belum ditunjang dengan kesiapan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan kelembgaan masyarakat desa. Belum lagi situasi desa sedang mengalami penyakit kronis, akibat dr kebijakan sebelumnya baik di sektor kehutanan, penananam modal dan

Implementasi UU Desa Masih Teknokratis, Banyak Pemerintah Di Daerah Dan Desa Belum Siap Read More »

Bina Desa Bangun Kerjasama Pertanian dengan Federasi Petani Sulawesi Selatan

Selasa, 27 oktober 2015, bertempat di Aerotel Smile Hotel Makassar, Bina Desa dan Federasi Petani Sulawesi Selatan (FPSS) melakukan pendatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama penguatan organisasi tani, pengembangan pendidikan pertanian alami dan pemasaran produksi petani. Armin Salassa selaku Sekjend FPSS dan Khadafi Badjerey sebagai penanggung jawab Program Wilayah Bina Desa untuk Sulawesi sebagai peanda

Bina Desa Bangun Kerjasama Pertanian dengan Federasi Petani Sulawesi Selatan Read More »

Deklarasi Perempuan Pada Konferensi Internasional Pertanian Keluarga Ke-5

Perempuan ambil bagian dalam Konferensi Internasional Pertanian Keluarga ke-5 yang diadakan di Derio pada 21 – 23 September 2015, adalah tindak lanjut dari Seminar Perempuan tentang pertanian keluarga berdasarkan tantangan dan tujuan bersama yang ingin diwujudkan oleh perempuan dari seluruh benua. Kami ingin menunjukkan bahwa: Kami adalah para pemimpin dalam pengembangan ekonomi lokal dan nasional

Deklarasi Perempuan Pada Konferensi Internasional Pertanian Keluarga Ke-5 Read More »

UU Perkebunan digugat

Selain diskriminatif terhadap petani kecil, UU ini pun dijadikan celah perusahaan untuk melakukan pembakaran hutan Bina Desa, Jakarta – Pada Selasa (27/10), sekitar jam 11.00 WIB koalisi Tim Advokasi Keadilan Perkebunan secara resmi mengajukan judicial review terhadap Undang-Undang No 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan ke Mahkamah Konstitusi. Tergabung dalam advokasi ini Bina Desa bersama Indonesian

UU Perkebunan digugat Read More »

Menggugat UU Perkebunan

[dropcap]J[/dropcap]akarta, 27 Oktober 2015. Pemerintah Republik Indonesia telah mengundangkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan pada tanggal 17 Oktober 2014, yang berarti beberapa hari menjelang berakhirnya masa jabatan anggota DPR Periode 2009-2014 lalu. UU ini lahir tidak terlepas dari kemenangan petani dalam Judisial Review di mahkamah konstitusi tahun 2011. Petani tersebut menjadi korban pasal

Menggugat UU Perkebunan Read More »