Bina Desa

Deklarasi Komunitas Perempuan Pedesaan SPA Butta Toa

BANTAENG, BINADESA.ORG – Serikat Petani Alami Butta Toa Bantaeng merupakan komunitas generasi muda yang fokus dalam mendorong pertanian alami sebagai wujud dari pertanian yang berdaulat. Pada akhir januari silam, SPA Butta Toa melaksanakan dialog perempuan yang diselenggarakan di Baruga adat Gantarangkeke Bantaeng. Pertemuan ini sekaligus deklarasi organisasi dan pelantikan pengurus Komunitas Perempuan Pedesaan Serikat Petani […]

Deklarasi Komunitas Perempuan Pedesaan SPA Butta Toa Read More »

Masih Peliknya Desa dalam 3 Tahun UU Desa

JAKARTA, BINADESA.ORG – Persoalan implementasi UU Desa hingga hari ini masih dipandang tidak menempatkan masyarakat desa sebagai subyek, hanya berkutat pada dana desa dan tidak menyentuh praktik eksploitasi sumber-sumber agraria di desa, yang sebenarnya menjadi akar persoalan kemiskinan di desa. Pernyataan ini terkemuka dalam Evaluasi 3 tahun pelaksanaan UU Desa yang digagas oleh koalisi masyarakat

Masih Peliknya Desa dalam 3 Tahun UU Desa Read More »

Petani-Nelayan Kecil Ujung Tombak Kedaulatan Pangan

Judul Buku : Liberalisasi Pertanian dan Pangan: Potensi Dampak FTA Uni Eropa dengan Indonesia, Ancaman Bagi Pembangunan Pertanian dan Kedaulatan Pangan Penulis: Achmad Yakub, Elisha Kartini T. Samon, Indah Sukmaningsih dkk Penerbit : Serikat Petani Indonesia (SPI) Tebal: 16,5×22,5cm; viii + 92hlm Sejak ditanda ditanganinya Letter of Intent (LoI) Indonesia dengan IMF tahun 1998-an, Indonesia

Petani-Nelayan Kecil Ujung Tombak Kedaulatan Pangan Read More »

Saat Petani Bicara Soal Impor Beras

JAKARTA, BINADESA.ORG – Pemerintah kembali membuka keran impor beras ke Indonesia pada awal 2018. Secara resmi izin impor beras telah diterbitkan oleh Kementrian Perdagangan kepada Perum Bulog sebanyak 500.000 ton. Dilansir dari berbagai media, keputusan ini dibuat sebagai bentuk upaya pemerintah untuk menurunkan harga komoditas tersebut yang dalam beberapa waktu lalu mengalami kenaikan, di beberapa

Saat Petani Bicara Soal Impor Beras Read More »

Mengapa Komunitas Desa Swabina?

 *alm. Kartjono Gagasan pengembangan Komunitas Desa Swabina merupakan serangkaian pemikiran yang sudah lama menjadi topik pembicaraan di lingkungan Bina Desa. Pemikiran tersebut dikembangkan dari hasil refleksi panjang selama Bina Desa mendampingi komunitas pedesaan sejak 1975. Dari proses hubungan dialektik antara teori dan pengalaman, konsep masyarakat alternatif pedesaan, Komunitas Desa Swabina pun lahir. Tidaklah berlebihan bila

Mengapa Komunitas Desa Swabina? Read More »

Deklarasi Forum Kampung Iklim Kabupaten Bulukumba di Desa Salassae

BULUKUMBA, BINADESA.ORG – Perubahan iklim merupakan sebuah realitas yang telah dirasakan secara luas di berbagai belahan dunia, sehingga diperlukan aksi nyata untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim serta upaya pengurangan emisi GRK sebagai komponen yang diperlukan dalam pembangunan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan KLHK sebagai latar belakang program kampung iklim agustus 2017 saat Desa

Deklarasi Forum Kampung Iklim Kabupaten Bulukumba di Desa Salassae Read More »

Jalan Panjang dan Terjal Pengakuan Masyarakat Adat

JAKARTA, BINADESA.ORG-Tahun 2017 sudah tutup, tentu banyak catatan perjalanan tentang hiruk-pikuknya perjuangan kehidupan masyarakat adat nusantara. Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) pada tanggal 20 Desember 2017 melaksanakan Dialog Nasional Catatan Akhir Tahun 2017 (CATUHA) di Jakarta. Adapun Catuha ini merupakan refleksi perjalanan organisasi AMAN dan arah kebijakan terkait masyarakat adat yang disampaikan pada masyarakat luas

Jalan Panjang dan Terjal Pengakuan Masyarakat Adat Read More »

Agenda Pemerintah untuk  Reforma Agraria Belum Mengakomodir Kepentingan Perempuan 

Oleh : Aliza Yuliana* Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi belum memperlihatkan keseriusan dalam mengatasi ketimpangan dan ketidakadilan berlapis yang dihadapi perempuan dalam pemilikan, penguasaan, pengelolaan, dan pemanfaatan sumber agraria. Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan belum mengintegrasikan prinsip keadilan gender, menempatkan perempuan sebagai subyek pemangku kepentingan, termasuk perempuan kepala keluarga, bahkan tidak ada keterwakilan kepentingan perempuan dalam kelembagaan atau

Agenda Pemerintah untuk  Reforma Agraria Belum Mengakomodir Kepentingan Perempuan  Read More »

Kunjungan Belajar Petani Indonesia ke Petani Filipina

FILIPINA, BINADESA.ORG – Belajar hingga ke negeri cina, adalah pepatah yang masih relevan hingga kini. Semakin terbukanya akses informasi dan kemudahan untuk belajar ke tempat lain menjadi peluang yang harus dimanfaatkan dewasa ini. Belajar merupakan hak semua orang, termasuk petani-petani dari Agam, Salassae, dan Karanganyar yang ingin belajar tentang kewirausahaan sosial di negara Filipina. Kesempatan

Kunjungan Belajar Petani Indonesia ke Petani Filipina Read More »

Masyarakat Desak Pemerintah Indonesia untuk Segera Mencabut Komitmen Terhadap WTO

JAKARTA, BINADESA.ORG – Kelompok masyarakat sipil (IGJ, Bina Desa, dan SPI) mendesak pemerintah untuk segera mencabut komitmennya terhadap Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Hal ini merujuk pada kekalahan Indonesia terhadap Amerika Serikat dan New Zealand di WTO terkait kebijakan pembatasan impor hortikultura, produk hewan dan turunannya. “Tentunya kekalahan Indonesia dalam kasus ini akan membawa dampak besar

Masyarakat Desak Pemerintah Indonesia untuk Segera Mencabut Komitmen Terhadap WTO Read More »