Bina Desa

Peringati Deklarasi Djuanda, Serikat Nelayan Indonesia Pelopori Reformasi Kebijakan Kelautan-Perikanan di Daerah

15 Desember 2015 nanti adalah genap 58 tahun deklarasi Djuanda yang merupakan tonggak tidak hanya poros dan identitas maritim bangsa Indonesia, tapi juga nasionalisme dan kebangsaan Indonesia. Pengakuan atas pulau-pulau kecil, wilayah kedaulatan termasuk di dalamnya tanah Papua yang saat itu belum diakui dunia internasional sebagai bagian NKRI, dengan deklarasi Djuanda hal itu tuntas dipertegas. […]

Peringati Deklarasi Djuanda, Serikat Nelayan Indonesia Pelopori Reformasi Kebijakan Kelautan-Perikanan di Daerah Read More »

Faktor Kemiskinan di Dunia Ketiga Menurut Bernstein

Saat ini menurut FAO sekitar 870 juta warga di seluruh dunia mengalami kekurangan pangan alias kelaparan. Hal ini menurut Berstein sangat ironis, karena sesungguhnya produksi pertanian masih bisa mencukupi kebutuhan pangan populusi di dunia ini. Tetapi di sisi lain mengapa kelaparan masih saja meningkat? “Hal ini ditengarai oleh pertumbuhan kapitalisme yang masif dan karena ekonomi

Faktor Kemiskinan di Dunia Ketiga Menurut Bernstein Read More »

Sebab-Sebab Deagrarianisasi

“Eksklusi (red-penyingkiran) bukanlah proses acak, ia distrukturasi oleh relasi kekuasaan atau atas nama orang yang berkuasa” Indonesia dikenal dengan negara yang agraris atau kaya akan sumber pangan karena tanahnya yang subur. Namun, sangat ironis bahwa hingga saat ini Indonesia masih memberlakukan impor pangan. Tidak hanya impor gandum yang notabene tak subur ditanam di tanah Indonesia,

Sebab-Sebab Deagrarianisasi Read More »

Gunawan Wiradi: Reforma Agraria untuk pemula

Reforma Agraria untuk pemula.[1] Konsep umum, istilah dan sejarah reforma agraria.[2] Agraria sering ditafsirkan sebatas pertanian bahkan lebih sempit lagi tanah pertanian; salah tafsir (fallacy) mana kemudian berkembang menjadi salah-kaprah sejak pemerintah Orde Baru berkuasa di Indonesia.  Secara etimologi (ilmu asal usul kata) istilah agraria berasal dari bahasa Latin “ager” (lapangan, pedusunan, wilayah, tanah negara). 

Gunawan Wiradi: Reforma Agraria untuk pemula Read More »

Dwi Astuti: Sekian Koreksi, Tapi Pemerintah Seperti Tak Menggubris…

Pusat Penelitian dan Pengembangan Kementrian Desa (Puslibangdes Kemendesa) menyelenggarakan diskusi meja bundar dengan topik “Membangun Desa dan Desa Membangun”. Diskusi tersebut melipatkan 24 perwakilan dari aktivis pedesaan, ormas, NGO, pemerintah dan akademisi. Anharudin, ketua penyelenggara diskusi dalam pengantarnya menyampaikan  bahwa forum tersebut digelar sebagai awal dialog kritis antara pemerintah dengan masyarakat sipil untuk memberikan koreksi terhadap konsep dan implementasi pembangunan pedesaan

Dwi Astuti: Sekian Koreksi, Tapi Pemerintah Seperti Tak Menggubris… Read More »

Bukan Drama Menunggu Godot

Hiburan kota besar dalam semalam, Sama dengan pembangunan sepuluh desa! Peradaban apakah yang kita pertahankan? Mengapa kita membangun kota metropolitan, Dan alpa terhadap peradaban di desa? Kenapa pembangunan menjurus kepada penumpukan, Dan tidak pada pengedaran?   (WS. Rendra, 1977) Bukan dongeng semata, di negara yang korupsi pejabatnya milyaran bahkan triliunan ini, nenek-nenek sekarat menahan lapar,

Bukan Drama Menunggu Godot Read More »

Penetapan Kawasan Pertanian dan Perlindungan Petani

Oleh: Gunawan* Rabu  5 November 2014, Mahkamah Konstitusi membacakan Putusan Permohonan Uji Materi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Mahkamah Konstitusi mengabulkan sebagian permohonan uji materi tersebut. Putusan ini mengakibatkan dihapuskannya pengaturan hak sewa atas tanah negara yang digarap petani. Mahkamah Konstitusi berpendapat bahwa sewa menyewa tanah antara negara dengan warga

Penetapan Kawasan Pertanian dan Perlindungan Petani Read More »

Kedaulatan Pangan dan Tantangannya

Buku “Tantangan Kedaulatan Pangan” ini tepat rasanya bila dikatakan sebagai kritik (sekaligus simpati) dan juga skeptisisme kalangan ekonomi-politik terhadap pengetahuan empiris para “agroecologists” tentang apa yang dilakukan petani dan aktivitas mereka sebagai praktisi, ketimbang aspirasi mereka terhadap “teori besar” dan keberpihakan, yang mengorbankan pesimisme intelektual untuk optimisme kehendak. ♦ Judul                 : Tantangan Kedaulatan Pangan ♦

Kedaulatan Pangan dan Tantangannya Read More »

Seimbangkan Karbohidrat Agar Tak Kurang Energi

Kekurangan energi artinya kekurangan konsumsi karbohidrat dan sebagai penggantinya lemak akan terpakai dan protein akan digunakan sebagai sumber energi. Apabila hal ini terus berlanjut, akan terjadi Kurang Energi Protein (KEP) yang ditandai dengan marasmus dan kwaksiorkor. Energi adalah kemampuan melakukan usaha. Energi disebut juga tenaga. Orang yang energik adalah orang yang penuh tenaga sehingga dapat

Seimbangkan Karbohidrat Agar Tak Kurang Energi Read More »

Dwi Astuti: World World Consultative Comittee (WCC) akan Presentasikan Pertanian Keluarga

“Kita bersyukur subsatansi deklarasi tersebut disetujui dan akan mulai diimplementasikan dalam pertemuan WCC yang akan datang,” ungkap Direktur Ekskutif Bina Desa, Dwi Astuti. Pada 21-23 September diadakan Konferensi Global Pertanian Keluarga ke- 5 yang diselenggarakan oleh World Rural Forum (WRF) di Derio, Spanyol. Para peserta konferensi ini merupakan jaringan organisasi masyarakat tani, nelayan, dan peternak

Dwi Astuti: World World Consultative Comittee (WCC) akan Presentasikan Pertanian Keluarga Read More »