Temu Mufakat Jaringan Pendidik Petani Alami Region-Sulawesi Selatan

JAPPA adalah singkatan dari Jaringan Pendidik Petani Alami, yang terbentuk pada tanggl 25 september 2019 di Kabupaten Jeneponto, yang pada saat itu Irwan (SPPM) mendapatkan amanah sebagai kordinator JAPPA Sulawesi Selatan & Barat (SulSel-Bar).

Pada tanggal 28 Juni 2021 lalu, JAPPA melakukan rapat kordinasi, hasil rapat kordinasi tersebut menghasilkan kesepakatan untuk memekarkan wilayah untuk mengoptimalkan gerak #PertanianAlami, maka JAPPA Sulawesi Selatan dimekarkan mejadi 2 (dua) zona yaitu JAPPA Sulawesi Selatan dan JAPPA Sulawesi Barat.

 Maka pada tanggal 17 Juli 2021 diadakanlah pertemuan Temu Mufakat Jaringan Pendidik Petani Alami Region-Sulawesi Selatan untuk menentukan ketua kordinator dengan SPPA BUTTA TOA ditunjuk menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini. Pertemuan dilaksanakan di Balai Pendidik Serikat Petani Alami di desa Kaloling, Kecamatan Gantarang Keke, Kabupaten Bantaeng, serta dihadiri oleh beberapa komunitas yang ada di Sulawesi Selatan. Dimana setiap komunitas menghadirkan masing-masing 3 orang sebagai delegasi, adapun nama-nama komunitas yang hadir adalah;

  1. Komunitas swabina pedesaan Salassae (KSPS)
  2. Serikat Perempuan Salassae (SPS)
  3. Komunitas Perempuan Nelayan Sipitangarri
  4. Sekolah Perempuan Petani Alami Takalar (SEPAKAT)
  5. TIME
  6. Komunitas Perempuan Pedesaan (KPP)
  7. Serikat Petani Alam Butta Toa

 Tujuh komunitas yang hadir tersebut ikut dalam peserta pemilih Kordinator Jaringan Pendidik Petani Alami Sulawesi Selatan dimana proses pemilihan dilakukan secara mufakat dengan mengedepankan nilai-nilai musyawarah. Lalu, melalui proses musyawarah tersebut maka semua pemilih bersepakat bahwa Juswansar adalah pribadi yang dinilai mempunyai talenta dan kecerdasan untuk menjabat sebagai Koordinator JAPPA Sulawesi Selatan.

“Karena yang bersangkutan mempunyai pengalaman diberbagai organisasi dan usianya juga masih cukup muda sehingga diharapkan dapat lebih greget saat melakukan konsolidasi kedepannya.” Ucap Pak Wahid (salah satu guru kreator Pendidik Petani Alami) Salassae.

Senada dengan Pak Wahid, Pak Zakir selaku Ketua Serikat Petani Alami Butta Toa Bantaeng mengatakan bahwa, “Juswansar adalah orang yang berkomitmen dan jujur menjalankan amanah. Itu terbukti melalui beberapa kegiatan yang dilaksanakan SPA Butta Toa saat dipimpin oleh Juswansar. Sekali lagi Selamat menjalakan Amanah, jangan sia-siakan kepercayaan kawan-kawan.

Sementara sebagai koordinator terpilih, Juswansar mengucapkan ucapan terimakasih atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan oleh teman-teman pemilih. Dia berharap dengan bekal kepercayaan tersebut dapat menarik kerja sama tim yang baik agar dapat melaksanakan segala kegiatan secara bersama-sama kedepannya. Karena Juswansar yakin tanpa kerjasama tim, akan terasa mustahil semua dapat dilalui dengan baik. Serta melalui kesempatan itu pula, Juswansar menghaturkan ucapan terimakasih kepada Yayasan Bina Desa yang senantiasa bersedia menjadi mitra dalam setiap kegiatan.

 

Note: Tulisan ini ditulis oleh Rika Wahyuni dari JAPPA Sulawesi Selatan.

ARTIKEL TERKAIT

Seminar Reforma Agraria STAM Cilacap: Mari Desak Pemerintah Laksanakan Keadilan Agraria

Menagih Janji Pemerintah, Penyintas Loli Raya Ditangkap dan Direpresif Aparat Donggala

Pelatihan Pengelolaan Hasil Perkebunan (Komoditas Sereh Wangi) 2021 – KSP Sidomakmur Cilacap

Lowongan Pekerjaan: Staff Kesekretariatan

Di Balai Pertanian Alami Galeso, Jaringan Pendidik Petani Alami (JAPPA) Sulawesi Barat Terbentuk

Dialog Publik dan Diskusi Media