Bina Desa

Cinta, Kunci Masuk Bertani Alami

Cinta lahan merupakan salah satu kepedulian petani yang sangat tinggi dan belum dilakukan oleh petani kita dengan sepenuh hati. Karena tanah adalah kehidupan Keberhasilan petani bukan karena memiliki tanah yang subur. Kesuburan tanah bisa diusahakan atau dibuat oleh petani, bila petani mau kreatif dan aktif dalam memperlakukan tanahnya. Umumnya, petani Indonesia telah dibuat oleh pertanian […]

Cinta, Kunci Masuk Bertani Alami Read More »

Panen Padi Alami di Lahan Kelompok Tani Berkat Yakin

Seri Pertanian Alami: kabar gembira (5 April 2016) dari Lahan praktek sekolah lapang pertanian organik kelompok tani Berkat Yakin, anggota Komunitas Petani Alami Agam, Jorong Bukik Apik Nagari Padang Tarok, Sumatera Barat seluas satu (1) hektar tidak lama lagi akan panen. perlakuan dengan pertanian alami menggunakan Mikroba dan Nutrisi, dengan System Rice Intensification (SRI), hasilnya

Panen Padi Alami di Lahan Kelompok Tani Berkat Yakin Read More »

Reforma Agraria era Demokrasi Terpimpin

24 September 1960. Mementum bersejarah muncul. Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria atau dikenal sebagai UUPA-1960 lahir. UU Agraria yang sejak awal kemerdekaan dicita-citakan secara nasional akhirnya terbentuk. Inilah bagian dari Dekrit Presiden Sukarno “kembali kepada UUD-1945”. Di era yang disebut Demokrasi Terpimpin itu bidang politik pertanian dan agrarianya jelas, diarahkan “kembali” kepada semangat 1945. UUPA ini

Reforma Agraria era Demokrasi Terpimpin Read More »

Kebijakan Agraria era 1950

Sempat terjadi nasionalisasi aset Belanda. Militer yang membuat proses  nasionalisasi aset asing ini tak dirasakan rakyat banyak 17 Agustus 1950 Indonesia kembali ke bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Republik Indonesia Serikat hasil perjanjian Konferensi Meja Bundar (KMB) 1949 hanya dijalankan kurang lebih delapan bulan. Sistem pemerintahan pun berubah, berlandaskan UUD Sementara (UUDS-1950). Presiden hanya

Kebijakan Agraria era 1950 Read More »

Kronologis Penembakan Terhadap Massa Aksi Hari Ketiadaan Tanah Di Sulawesi Tengah

Berdasarkan Surat Pemberitahuan pada hari Senin, Tanggal 28 Maret 2016 kepada Polres Kota Palu untuk memperingati Hari Ketiadaan Tanah Internasional yang akan dilakukan aksi massa sebagai bentuk respon kritis akan ketidakadilan yang dialami oleh petani, buruh dan rakyat penambang dalam pengelolaan sumber daya agraria. Aksi massa ini dilaksanakan oleh Front Perjuangan Rakyat Sulawesi Tengah (FPR

Kronologis Penembakan Terhadap Massa Aksi Hari Ketiadaan Tanah Di Sulawesi Tengah Read More »

Refleksi Komunitas Pedesaan Aceh dan Jawa Barat

Seri Pendidikan Musyawarah (dikmus): Refleksi Komunitas Pedesaan Aceh dan Jawa Barat, tanggal 22-25 Maret 2016, bertempat di Training Centre Bina Desa di Suak Timah, Aceh Barat. Merefleksikan organisasi di komunitas dan jaringan yang sudah terbangun. Rencana ke depan lebih meningkatkan kerjasama yang kritis dengan pihak Pemda Aceh Barat agar adanya berbagai program pemerintah yang berpihak

Refleksi Komunitas Pedesaan Aceh dan Jawa Barat Read More »

Merawat Bumi melalui Pertanian Alami

Seri Pertanian Alami dan Perempuan: pada 20-24 Maret 2016 lalu, kita mengadakan dengan khitmad Pendidikan dan Praktek Pertanian Alami di Kelompok Wulan Sari, Desa Singasari, Kecamatan Karanglewas, Banyumas, Jawa Tengah. Ibu-ibu bersepakat untuk memanfaatkan pekarangan dengan menanam sayuran alami, utamanya untuk memenuhi kebutuhan pangan sehat untuk dikonsumsi oleh keluarga dan lingkungan sekitarnya. (###) Artikel terkait

Merawat Bumi melalui Pertanian Alami Read More »

Mengubah dari Kebiasaan Kimia menjadi Alami

Seri Pertanian Alami: sekarang kami Bina Desa Berbagi informasi kegiatan Pendidikan dan Praktek Pertanian Alami di Penikel, Kecamatan Kampung Laut. Petani di Penikel, mulai menggunakan pestisida kimia sejak tahun 2010. Akibatnya menurut kawan-kawan petani tanah sawah mereka menjadi lebih kering, dan lebih dangkal. sebagai ikhtiar kita melakukan pendidikan selama 4 hari di Penikel dari tanggal

Mengubah dari Kebiasaan Kimia menjadi Alami Read More »

Refleksi Pendampingan Rakyat Bina Desa

Pendampingan dan pengorganisasian adalah kerja-kerja agar rakyat mampu mengetahui secara sadar dan kritis struktur penindasan yang melingkupi kehidupan sekeliling mereka. Sehingga rakyat bisa berdaulat  dan mandiri. Forum Refleksi Pendamping Rakyat diselenggarakan di Yogyakarta pada Minggu (24/1). Bina Desa memfasilitasi organisasi-organisasi dan individu dari berbagai wilayah untuk merefleksikan hasil kerja-kerja pendampingan mereka selama ini di wilayahnya

Refleksi Pendampingan Rakyat Bina Desa Read More »