“Selamat Hari Perempuan Internasional 2017”
Artikel terkait NH. Dini, Bersuara Lewat Sastra Alam, Perempuan dan Pertanian Alami
“Selamat Hari Perempuan Internasional 2017” Read More »
Artikel terkait NH. Dini, Bersuara Lewat Sastra Alam, Perempuan dan Pertanian Alami
“Selamat Hari Perempuan Internasional 2017” Read More »
LAMPUNG, BINA DESA.ORG—“Akhirnya panggung pengadilan kriminalisasi perjuangan petani untuk mempertahankan hak atas tanahnya di Pengadilan Negeri Menggala sudah selesai. Sujarno dan Hasanudin di Vonis 2 tahun. Sukirman dan Sukirji di vonis 2 tahun 4 bulan. Pendeta Sugianto di vonis 1 tahun 6 bulan. Terima kasih atas dukungan kawan-kawan semua, yang membuat kami tetap semangat dan
Lagi, Aktivis dan Petani di Vonis Tahunan Penjara… Read More »
Konflik agraria antara PT. Bangun Nusa Indah Lampung atau biasa disebut PT. BNIL dengan warga Banjar Margo (Bujuk Agung dan Agung Jaya), Tulang Bawang, Lampung, terus memakan korban. Kemudian warga menggabungkan diri dalam Serikat Tani Korban Gusuran BNIL (STKGB).Tercatat sejak tahun 1991, 55 warga telah menjadi korban akibat penyerobotan lahan yang dilakukan oleh salah satu
Ini dia Kronologis Penyerobotan tanah oleh PT. BNIL di Lampung… Read More »
JAKARTA, BINA DESA.ORG– Konflik agraria tak pernah surut di Republik ini, ratusan terjadi tiap tahunnya. Menurut catatan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) sedikitnya terjadi 450 konflik agraria sepanjang tahun 2016 dengan luasan wilayah 1.265.027 hektar dan melibatkan 86.745 KK yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Konflik agraria menyisakan banyak persoalan, sosial, ekonomi, politik, dan lingkungan.
Ribuan Petani dan Warga Desa di Lampung, 26 tahun Berjuang Untuk Tanahnya Read More »
BANTEN, BINADESA.ORG–Kebijakan privatisasi di sektor agraria terus memakan korban. Minggu lalu dibulan Februari 2017, Enam orang warga Cadas Sari – Baros, Serang – Pandeglang, Banten H. Ahmad Buseri, Ustadz Dayat, Ustadz Hasan, H. Nurhadi, Ustadz Uci ditangkap tanpa proses yang jelas. Ke-6 (enam) warga ini dikriminalisasi dengan tuduhan tuduhan penggerakan massa dan pengerusakan. Bahkan tiga
BANTEN, BINADESA.ORG–Kedatangan warga saat itu tak digubris sehingga warga merasa kecewa dengan melampiaskan kemarahan mereka ke pabrik air minum PT. Tirta Fresindo Jaya. Aksi ini akhirnya berujung dengan penangkapan 6 (enam) orang warga Cadas Sari – Baros dengan tiga orang ditetapkan sebagai tersangka tanpa ada proses surat panggilan dan BAP sebelumnya. Hingga saat ini, aparat
BANTEN, BINADESA.ORG–Menyikapi situasi di atas,Komite Nasional Pembaruan Agraria (KNPA) dan Aliansi Tolak Privatisasi Air menuntut agar pertama, Pihak Kepolisan Polda Banten dan Polres Pandeglang agar segera Membebaskan tiga orang warga Cadas Sari – Baros yang telah ditetapkan sebagai tersangka tanpa proses hukum yang jelas. Kedua, Pihak Kepolisian Polda Banten dan Polda Pandeglang untuk segera menghentikan
CIREBON, BINADESA.ORG–Sejak Oktober tahun lalu hingga Maret nanti, Indonesia sedang dilalui angin muson barat, yakni angin yang berhembus dari barat laut-utara (kawasan Asia) menuju selatan akibat adanya perbedaan tekanan udara karena posisi matahari berada di selatan. Angin yang berhembus dari utara melalui lautan dan samudera membawa banyak uap air bersamanya sehingga berimbas pada datangnya musim
Nelayan Cirebon Sulit Melaut Akibat Gelombang Tinggi Read More »
JAKARTA, BINADESA.ORG—Koalisi Rakyat untuk Hak Atas Air (KRuHA) bersama berbagai organisasi masyarakat sipil seperti WALHI, Solidaritas Perempuan, KPA, BINA DESA, CREATA, SHI, HuMA, JATAM, IGJ, KPRI, SPRI, debtWatch Indonesia dan Kontras mengingatkan agar pemerintah melaksanakan amanat konstitusi dan memenuhi hak atas air rakyat. Hal ini terkait dengan dibatalkannya Undang-Undang No. 7/2004 tentang Sumber Daya Air
Mengawal Negara Laksanakan Amanat Konstitusi, Penuhi Hak Atas Air Rakyat (1) Read More »
JAKARTA, BINADESA.ORG–Praktek yang ada juga mengabaikan situasi dan dampak berbeda yang dialami perempuan ketika terjadi krisis air bersih akibat pengelolaan air yang eksploitatif. Peran untuk memastikan akses dan ketersediaan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga menjadi tanggung jawab perempuan, mulai dari kebutuhan air untuk minum, memasak, mencuci, mandi, dll. Ditambah lagi dengan adanya kebutuhan atas
Mengawal Negara Laksanakan Amanat Konstitusi, Penuhi Hak Atas Air Rakyat (2) Read More »