Bina Desa

Kartel di Pekarangan Kita

SEPERTI kisah dalam Ripley’s Believe It or Not!, drama lonjakan harga bawang mengungkap statistik perdagangan yang mencengangkan. Jumlah importir bawang kini mencapai 114 perusahaan, dari sebelumnya sekitar 20-an perusahaan. Permohonan rekomendasi impor pun melejit menjadi 5,14 juta ton, dari 203.732 ton pada 2012. Bagaimana dengan keuntungan? Jika dihitung, pada saat harga tinggi di tingkat konsumen […]

Kartel di Pekarangan Kita Read More »

Pak Beye Disurati Akademisi Agraria

Presiden Yudhoyono dengan terbuka dikirimi surat oleh para akademisi pemikir agraria (Jakarta,7/02), mereka meminta agar Yudhoyono mengupayakan penyelesaian konflik agraria di masa lalu dan yang tengah berlangsung. Reformasi hukum dan kemauan politik menjadi acuan utama komitmen pemerintahan Yudhoyono dan jajarannya untuk menyelesakan konflik agraria. Penyelesaian konflik lebih mengedepankan penyelesaian legal formal dengan mengabaikan keadilan substantif

Pak Beye Disurati Akademisi Agraria Read More »

Lahan Pasir Berbuah Sayur

[quote]Bertani tidak harus selalu di tanah subur. Lahar pasir pun punya peluang. Inilah inspirasi mandiri dari lumbung sayur mayur masyarakat Kulon Progo.[/quote] DARI  kajauhan seorang petani muda nampak memeriksa satu per satu sawi hijau, sambil sesekali meluruskan pundaknya. Topi yang dipakainya terkadang menjadi kain penyeka peluh yang mengucur deras. Di bawah terik mentari ia terus

Lahan Pasir Berbuah Sayur Read More »

Petani Diteror Pembangunan yang Salah Kiblat

Berapa manusia di sini yang memenuhi kebutuhannya dengan bertani, dari hasil pertanian dan tata niaga jasa sektor agraris? Jawaban atas pertanyaan itu menunjukan siapa bangsa ini, bangsa agraris. Berbagai hasil pertanian diunggulkan sebagai tulang punggung perekonomian negara.  Dan kalau melihat pencanangan Presiden RI pada  April 2010 lalu–dan kemudian diulang di depan pertemuan Rakornas Dewan Ketahanan

Petani Diteror Pembangunan yang Salah Kiblat Read More »