Bina Desa

Membangun Desa Agroekologi: Jalan Menuju Kedaulatan Pangan dan Kemandirian Warga

Pembangunan desa tidak cukup hanya diukur dari peningkatan hasil panen semata. Konsep desa agroekologi menawarkan pendekatan yang lebih luas, yang memadukan sistem pertanian, ketahanan pangan, kesejahteraan ekonomi, serta kelestarian lingkungan secara seimbang. Desa jenis ini mengembangkan seluruh aspek kehidupannya berdasarkan prinsip-prinsip agroekologi, dengan tujuan akhir tidak hanya memaksimalkan produksi, tetapi juga menjaga kesehatan tanah, menjamin […]

Membangun Desa Agroekologi: Jalan Menuju Kedaulatan Pangan dan Kemandirian Warga Read More »

Hari Keanekaragaman Hayati: Fondasi Kedaulatan Pangan Melalui Pertanian Alami

Setiap tanggal 22 Mei, dunia memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, momen penting yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 2000 untuk meningkatkan kesadaran global akan nilai dan ancaman terhadap keragaman makhluk hidup di bumi. Peringatan ini mengingatkan bahwa keanekaragaman hayati bukan sekadar kekayaan alam, tetapi fondasi utama sistem pangan dunia, yang sangat erat kaitannya dengan penerapan pertanian

Hari Keanekaragaman Hayati: Fondasi Kedaulatan Pangan Melalui Pertanian Alami Read More »

Modul Pendidikan Pembangunan yang Dipimpin oleh Rakyat

Perubahan dalam sistem pertanian dan pembangunan pedesaan menghadirkan tantangan besar bagi kemandirian dan keberlanjutan hidup petani. Tekanan pasar, krisis iklim, dan kebijakan yang kurang berpihak sering kali membatasi peran masyarakat dalam mengelola ruang hidup dan sumber penghidupannya. Pembangunan yang Dipimpin oleh Rakyat (PLD) menjadi pendekatan penting untuk menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama (subjek) dalam membangun

Modul Pendidikan Pembangunan yang Dipimpin oleh Rakyat Read More »

Koin Tanah Liat dan Ekonomi Alternatif Jadi Daya Tarik Utama “Siruntu Baku Dapa” di Bulukumba

BULUKUMBA – Sebuah inovasi dalam transaksi ekonomi berbasis komunitas menjadi sorotan utama dalam kegiatan “Siruntu Baku Dapa” yang digelar di Kebun Bersama Desa Bontosunggu, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, pada Minggu, 17 Mei 2026. Berlangsung di tengah rimbunan pohon bambu dan aliran sungai yang sejuk, acara ini menghadirkan konsep pertukaran unik menggunakan koin berbahan tanah liat,

Koin Tanah Liat dan Ekonomi Alternatif Jadi Daya Tarik Utama “Siruntu Baku Dapa” di Bulukumba Read More »

Ketika Perempuan Berdaulat atas Pangan, Desa Menjadi Lebih Berdaya #2 

Ketika Pangan Tidak Berdaulat, Perempuan Menanggung Beban Lebih Besar  Krisis pangan tidak berdampak sama kepada semua orang. Ketika harga pangan meningkat, pendapatan keluarga menurun, hasil panen gagal, atau terjadi bencana, perempuan sering kali menjadi kelompok yang harus menyesuaikan konsumsi keluarga. FAO mencatat bahwa secara global perempuan masih mengalami kerawanan pangan lebih tinggi dibandingkan laki laki. Ketimpangan tersebut

Ketika Perempuan Berdaulat atas Pangan, Desa Menjadi Lebih Berdaya #2  Read More »

Ketika Perempuan Berdaulat atas Pangan, Desa Menjadi Lebih Berdaya #1

Ketika kita berbicara mengenai pangan, tentunya pembicaraan ini tidak hanya sekedar pemenuhan akan kebutuhan isi perut, namun juga menjadi menjadi pembicaraan yang cukup kompleks. Yakni berbicara mengenai persoalan kuasa, keadilan dan kesejehateraan. Dalam kehidupan masyarakat pedesaan, pemenuhan pangan berada ditangan perempuan pedesaan. Namun perannya disini mencangkup berbagai hal – rantai pangan. Perempuan menanam, merawat tanaman, mengolah hasil pertanian, menyimpan benih, menyiapkan makanan keluarga,

Ketika Perempuan Berdaulat atas Pangan, Desa Menjadi Lebih Berdaya #1 Read More »

Perjanjian Internasional yang Relevan dengan Varietas Tanaman, Benih dan Perlindungan Hak Petani

Keterkaitan petani dengan benih dan keragaman tanaman tidak diragukan lagi. Selama ribuan tahun para petani dan masyarakat adat di seluruh dunia telah memilih benih terbaik dari panennya, menyimpannya, menanamnya kembali dan melakukan pemuliaan. Upaya tersebut telah melahirkan ribuan jenis tanaman, yang sekarang telah menyebar dan digunakan secara luas. Misalnya, tanaman jagung yang kita kenal sekarang

Perjanjian Internasional yang Relevan dengan Varietas Tanaman, Benih dan Perlindungan Hak Petani Read More »