Bina Desa

Desa Salassae Deklarasikan Diri Sebagai Kampung Agroekologi

Bulukumba, 1 Agustus 2026 — Pemerintah Desa Salassae, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, bertekad mendeklarasikan desanya sebagai Kampung Agroekologi, yakni desa yang secara aktif mengembangkan dan memperkuat pengetahuan agroekologi, mempraktikkan pertanian berkelanjutan di berbagai kawasan di dalam desa, sekaligus memelopori gerakan membangun sistem pangan yang adil dan berkelanjutan. Penegasan itu disampaikan Kepala Desa Salassae, Gito Sukamdani, […]

Desa Salassae Deklarasikan Diri Sebagai Kampung Agroekologi Read More »

Ketika Perempuan Berdaulat atas Pangan, Desa Menjadi Lebih Berdaya #2 

Ketika Pangan Tidak Berdaulat, Perempuan Menanggung Beban Lebih Besar  Krisis pangan tidak berdampak sama kepada semua orang. Ketika harga pangan meningkat, pendapatan keluarga menurun, hasil panen gagal, atau terjadi bencana, perempuan sering kali menjadi kelompok yang harus menyesuaikan konsumsi keluarga. FAO mencatat bahwa secara global perempuan masih mengalami kerawanan pangan lebih tinggi dibandingkan laki laki. Ketimpangan tersebut

Ketika Perempuan Berdaulat atas Pangan, Desa Menjadi Lebih Berdaya #2  Read More »

Ketika Perempuan Berdaulat atas Pangan, Desa Menjadi Lebih Berdaya #1

Ketika kita berbicara mengenai pangan, tentunya pembicaraan ini tidak hanya sekedar pemenuhan akan kebutuhan isi perut, namun juga menjadi menjadi pembicaraan yang cukup kompleks. Yakni berbicara mengenai persoalan kuasa, keadilan dan kesejehateraan. Dalam kehidupan masyarakat pedesaan, pemenuhan pangan berada ditangan perempuan pedesaan. Namun perannya disini mencangkup berbagai hal – rantai pangan. Perempuan menanam, merawat tanaman, mengolah hasil pertanian, menyimpan benih, menyiapkan makanan keluarga,

Ketika Perempuan Berdaulat atas Pangan, Desa Menjadi Lebih Berdaya #1 Read More »

Perjanjian Internasional yang Relevan dengan Varietas Tanaman, Benih dan Perlindungan Hak Petani

Keterkaitan petani dengan benih dan keragaman tanaman tidak diragukan lagi. Selama ribuan tahun para petani dan masyarakat adat di seluruh dunia telah memilih benih terbaik dari panennya, menyimpannya, menanamnya kembali dan melakukan pemuliaan. Upaya tersebut telah melahirkan ribuan jenis tanaman, yang sekarang telah menyebar dan digunakan secara luas. Misalnya, tanaman jagung yang kita kenal sekarang

Perjanjian Internasional yang Relevan dengan Varietas Tanaman, Benih dan Perlindungan Hak Petani Read More »

Kedaulatan Benih dan Tantangan Perdagangan Global: Antara Hak Petani dan Tekanan Internasional

Laporan dari Workshop Hari Pangan Sedunia 2025 – Hotel Grand Cemara, Jakarta, 21 Oktober 2025 Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia 2025, Yayasan Bina Desa menyelenggarakan Workshop bertajuk “Perwujudan Hak Asasi Petani Melalui Kedaulatan Petani atas Benih” pada Selasa, 21 Oktober 2025 di Hotel Grand Cemara, Jakarta. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari pemerintah, akademisi,

Kedaulatan Benih dan Tantangan Perdagangan Global: Antara Hak Petani dan Tekanan Internasional Read More »

Gotong Royong Membangun Kemandirian: Kisah Usaha Kolektif Petani Kampung

Di sebuah desa di Kecamatan Luyo, Kelurahan Batupanga, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), suara cangkul yang berpadu dengan tawa para petani menjadi irama keseharian. Bukan sekadar bekerja di Ladang, mereka sedang membangun sesuatu yang lebih besar dari sekadar hasil panen: membangun kemandirian melalui usaha kolektif. Bagi para anggota Kelompok Petani Kampung (KPK), kerja bersama bukanlah hal

Gotong Royong Membangun Kemandirian: Kisah Usaha Kolektif Petani Kampung Read More »

Lokakarya Jaringan Belajar: Bergerak untuk Kedaulatan Pangan

Selama empat hari, Selasa hingga Jumat, 13–16 Mei 2025, Hotel Amaris Hertasning Makassar menjadi ruang pertemuan bagi para pemuda dari berbagai komunitas pertanian di Sulawesi. Mereka berkumpul dalam Lokakarya Jaringan Belajar Pengorganisasian Orang Muda untuk Kedaulatan Pangan, sebuah inisiatif untuk memperkuat peran generasi muda dalam perjuangan kedaulatan pangan di tingkat komunitas. Menggali Isu, Membangun Koneksi

Lokakarya Jaringan Belajar: Bergerak untuk Kedaulatan Pangan Read More »

Kaum Muda Pedesaan Diajak Kembali Mengakar: Seminar Bina Desa Gali Isu Kedaulatan Pangan di Tengah Krisis Pangan Global 

Jakarta – Di tengah krisis iklim, dominasi korporasi pangan global, dan semakin terkikisnya ruang hidup petani, Bina Desa menggelar seminar “Pengayaan Kedaulatan Pangan bagi Kaum Muda Pedesaan”. Kegiatan ini bukan sekadar ruang diskusi, melainkan panggilan pulang bagi generasi muda untuk kembali mengakar pada tanah, komunitas, dan nilai-nilai kedaulatan atas hidup mereka sendiri. (20/03/2025). Seminar ini menghadirkan

Kaum Muda Pedesaan Diajak Kembali Mengakar: Seminar Bina Desa Gali Isu Kedaulatan Pangan di Tengah Krisis Pangan Global  Read More »

Pembebasan Kuota Impor Pangan oleh Prabowo Disebut Bakal ‘Bunuh’ Petani

Channel9.id, Jakarta – Komite Rakyat untuk Transformasi Sistem Pangan (TERASI Pangan) mengkritik langkah Presiden Prabowo Subianto yang menghapus kuota impor komoditas pangan. Sebab, secara konstitusionalitas pandangan ini bertentangan dengan UU Pangan dan UU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani yang mengatur pembatasan impor pangan dan komoditas agar tidak merugikan petani, nelayan, peternak dan pelaku usaha pangan skala kecil

Pembebasan Kuota Impor Pangan oleh Prabowo Disebut Bakal ‘Bunuh’ Petani Read More »

Kaum Muda Pedesaan Berdaya dengan Kampanye Digital

19-21 Februari 2025 – Puluhan kaum muda pedesaan dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul dalam sebuah pelatihan kampanye digital guna memperkuat advokasi dan meningkatkan keterampilan dalam penggunaan media sosial. Peserta berasal dari berbagai komunitas dan kelompok tani di Klaten, Jember, Karanganyar, Tojo Una-Una, Gunungkidul, Sigi, Polewali Mandar, Cilacap, Banjarnegara, Boyolali, Kudus, Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Lamongan,

Kaum Muda Pedesaan Berdaya dengan Kampanye Digital Read More »