Bina Desa

Pertanian, Inovasi, dan Mimpi Hijau dari Desa Ngundi Mulyo

Tumbuh sebagai remaja di desa yang sebagian besar warganya hidup dari pertanian membuat saya percaya bahwa tanah tempat kami berpijak menyimpan potensi besar untuk berkembang. Desa kami dikenal sebagai penghasil kakao dan padi yang melimpah. Namun, di balik hasil panen yang berlimpah itu, ada tantangan besar yang mengintai: semakin sedikit anak muda yang ingin menjadi […]

Pertanian, Inovasi, dan Mimpi Hijau dari Desa Ngundi Mulyo Read More »

Gotong Royong Membangun Kemandirian: Kisah Usaha Kolektif Petani Kampung

Di sebuah desa di Kecamatan Luyo, Kelurahan Batupanga, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), suara cangkul yang berpadu dengan tawa para petani menjadi irama keseharian. Bukan sekadar bekerja di Ladang, mereka sedang membangun sesuatu yang lebih besar dari sekadar hasil panen: membangun kemandirian melalui usaha kolektif. Bagi para anggota Kelompok Petani Kampung (KPK), kerja bersama bukanlah hal

Gotong Royong Membangun Kemandirian: Kisah Usaha Kolektif Petani Kampung Read More »

“Merawat Masa Depan Pangan: Kisah Petani dan Nelayan di Tengah Tantangan Sistem Korporasi” 

Jakarta, 3 Desember 2024, Hotel Grand Cemara menjadi saksi sebuah diskusi penting yang penuh semangat. Dalam Dialog Nasional Transformasi Sistem Pangan Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Pertanian Keluarga (KNPK), isu-isu besar mengenai masa depan sistem pangan Indonesia dibahas dengan mendalam. Tema utama dialog ini, Sistem Pangan Berbasis Korporasi versus Sistem Pangan Berbasis Pertanian Keluarga,

“Merawat Masa Depan Pangan: Kisah Petani dan Nelayan di Tengah Tantangan Sistem Korporasi”  Read More »

Podcast Pangan dan Gizi

Sejak Revolsui Hijau, input-input pertanian secara kimiawi digunakan untuk menunjang pertumbuhan tanaman khususnya pangan agar berpoduktif secara maksimal. Ditambah lagi dengan tingginya permintaan akan pangan sering kali  menuntut pertanian konvensional untuk menggunakan lebih banyak input berbahan kimia guna meningkatkan produksi. Sayangnya, pendekatan ini sering kali berdampak negatif pada kandungan gizi hasil pertanian. Penggunaan bahan kimia

Podcast Pangan dan Gizi Read More »

Pestisida Kimia dan Kekerasan Terhadap Perempuan

\”Sejak tahun 1998, tanggal 3 Desember sebagai Hari Tanpa Penggunaan Pestisida Internasional juga menandai peringatan bencana Bhopal pada tahun 1984. Insiden yang melibatkan bahan kimia yang dapat dicegah ini dianggap sebagai salah satu kecelakaan industri terburuk dalam sejarah. Lebih dari setengah juta orang terpapar gas beracun dari pabrik pestisida yang dioperasikan oleh Union Carbide India

Pestisida Kimia dan Kekerasan Terhadap Perempuan Read More »

5 Alasan Produk Pangan Hasil Pertanian Alami, Penting Untuk Dikonsumsi

Pertanian konversi, seringkali merujuk pada praktik pertanian yang berfokus pada peningkatan hasil produksi dengan menggunakan teknologi modern dan bahan kimia sintetis, sedangkan pertanian alami lebih menekankan pada pendekatan organik dan berkelanjutan.   Pertanian konversi, meskipun mampu memberikan hasil yang lebih tinggi dalam jangka pendek, sering kali menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, seperti degradasi tanah dan pencemaran

5 Alasan Produk Pangan Hasil Pertanian Alami, Penting Untuk Dikonsumsi Read More »

Membangun Masa Depan Sehat: Hari Gizi dan Makanan dengan Pemulihan Benih Tanpa Bahan Kimia

Hari Gizi Nasional, yang dirayakan setiap tanggal 25 Januari, menjadi momen penting bagi Indonesia untuk merayakan dan mempromosikan pola makan sehat yang dimulai dari benih tanaman yang sehat dan bebas bahan kimia. Pemilihan bahan tanam yang baik dan bebas dari zat kimia menjadi dasar penting untuk menciptakan makanan berkualitas tinggi yang mendukung kesehatan masyarakat. Pentingnya

Membangun Masa Depan Sehat: Hari Gizi dan Makanan dengan Pemulihan Benih Tanpa Bahan Kimia Read More »

Belajar dari Laos: Menjaga, Mengelola Kesuburan Tanah dan Mengelola Hama Secara Alternatif

Pertanian memegang peranan penting bagi kehidupan manusia, tidak hanya sebagai sumber pangan tetapi juga menjadi sumber penting bagi negara sebagai tulang punggung perekonomian dan sumber daya alam yang berkelanjutan. Pada era globalisasi saat ini penting untuk mengetahui lebih dalam betapa penting dan vitalnya sektor pertanian dalam mencapai ketahanan pangan dan pembangunan yang berkelanjutan. Pada era

Belajar dari Laos: Menjaga, Mengelola Kesuburan Tanah dan Mengelola Hama Secara Alternatif Read More »

WhatsApp-Image-2023-11-16-at-15.08.18-1-320x240.jpeg

FPAR: Pentingnya Dokumentasi Pengetahuan Bagi Perempuan Pejuang Kedaulatan Pangan

Pendokumentasian bagi perempuan pejuang kedaulatan pangan sangat penting dilakukan untuk mencegah dekonstruksi narasi besar sistem pangan yang dibangun oleh neoliberalisme yang terbukti tidak adil terhadap manusia dan alam, dan tidak berkelanjutan. Hal ini sering dialami oleh perempuan baik dalam internal (keluarga), maupun eksternal (masyarakat, penguasa, pemerintah, pihak swasta, bank-bank multilateral dan negara-negara maju) dengan mengeksklusi

FPAR: Pentingnya Dokumentasi Pengetahuan Bagi Perempuan Pejuang Kedaulatan Pangan Read More »

Belajar Bersama AsiaDHRRA: Memahami Agroekologi, Advokasi Kebijakan dan Keterlibatan Konstruktif

Pada 25 September – 6 Oktober 2023 Bina Desa bersama tujuh anggota Komunitas Swabina Pedesaan (KSP) mendapatkan kesempatan belajar bersama dengan AsiaDHRRA yang bertajuk “Training on Agroecology and Policy Advocacy and Constructive Engagement”. Kegiatan ini juga diikuti oleh organisasi-organisasi jaringan AsiaDHRRA di beberapa negara antara lain Philipina, Kamboja, Thailand, Laos, Vietnam, dan Indonesia.  Secara khusus,

Belajar Bersama AsiaDHRRA: Memahami Agroekologi, Advokasi Kebijakan dan Keterlibatan Konstruktif Read More »