Bina Desa

Kongres Jaringan Perempuan Pedesaan Nusantara I

Jaringan Perempuan Pedesaan Nusantara merupakan sebuah organisasi perempuan yang diinisiasi oleh perempuan pedesaan diawali dengan kegiatan rembug perempuan pedesaan yang dilaksanakan pada tanggal 22-25 Desember 2017 di Desa Paddinging Kab. Takalar Sulawesi Selatan oleh Bina Desa dengan TiME sebagai panitia pelaksana, pada pertemuan ini lahirlah sebuah deklarasi perempuan yang disebut “Deklarasi Pedass” (Deklarasi Perempuan Pedesaan […]

Kongres Jaringan Perempuan Pedesaan Nusantara I Read More »

Jaringan Perempuan Pedesaan

Berangkat dari permasalahan yang di hadapi  oleh perempuan  pedesaan di berbagai pelosok, yang berdampak pada para perempuan (perempuan petani dan perempuan nelayan) sampai pada titik merasa tidak berdaya. Bentuk ketidakadilan yang dialami oleh perempuan (petani dan nelayan) sangat mewarnai kehidupannya, beban ganda di laksanakannya seolah olah menjadi pekerjaan yang memang harus dikerjakan sesuai dengan kodratnya,

Jaringan Perempuan Pedesaan Read More »

Rakyat Pesisir & Kedaulatan atas Pangannya

Yayasan Bina Desa Sadajiwa bekerjasama dengan TiME Butta Lamberang dan Kelompok Nelayan Sipitangngari melaksanakan Workshop Kedaulatan Pangan Pesisir di Desa Arungkeke Kabupaten Jeneponto, Sulwesi Selatan pada tanggal 23-26 Oktober 2019. Kegiatan ini dihadiri sebanyak 30 peserta dari Desa Pesisir yakni Desa Laikang, Topejawa, Banyuanyara, Pulau Tanakeke, Arungkeke, Arungkeke Pallantikang, Palajau, dan Rappoa. Masing-masing dari Kab.

Rakyat Pesisir & Kedaulatan atas Pangannya Read More »

Peringatan Hari Pangan Sedunia

Yayasan Bina Desa Sadajiwa bersama Jaringan Komunitas Swabina Pedesaan Sulawesi Selatan memeriahkan Hari Pangan Sedunia dengan menyelenggarakan seminar dan pameran produk hasil pertanian alami sesulawesi selatan. Seminar yang bertajuk “Membangun Solidaritas Pangan Nelayan dan Petani Dalam Mewujudkan kedaulatan Pangan” ini bertujuan untuk mengedukasi multi pihak terkait pentingnya kedaulatan pangan dan diharapkan pula masyarakat mampu berdaulat

Peringatan Hari Pangan Sedunia Read More »

Sarasehan dan Pameran Produk Pertanian Alami : Ajak Masyarakat Bertani Alami

Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini kesadaran masyarakat akan pentingnya produk pertanian yang sehat kembali tumbuh dan telah membuat sebagian petani kembali kepada praktek pertanian alami. Banyak yang mulai kembali memanfaatkan limbah kotoran hewan ternak dan sampah busuk yang diolah menjadi kompos. Komunitas ini mengusung istilah yaitu pertanian organik. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan

Sarasehan dan Pameran Produk Pertanian Alami : Ajak Masyarakat Bertani Alami Read More »

Festival Budaya Kalang

TUBAN, BINADESA.ORG – Bagi sebagian orang masih sangat asing ketika mendengar istilah wong kalang atau budaya kalang atau peradaban Kalang. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Soelardjo Pontjosoetirto (1971) menggambarkan tentang keberadaan orang Kalang yang tersebar di sepanjang sisi utara dan selatan Pulau jawa.  Berawal dari minimnya data dan sedemikian banyaknya sebaran situs Kalang yang notabene ada

Festival Budaya Kalang Read More »

Sinergi Untuk Desa Kita

Oleh: Iwan Nurdin* Di tengah berita miring tentang penyelewengan dana desa disertai beberapa penangkapan oknum Kepala Desa yang meluas. Berita tentang betapa menggeliatnya desa oleh pembangunan seolah tertutup. Benarlah pepatah lama karena nila setitik rusak susu sebelanga. Tanpa bermaksud meremehkan, apalagi mengabaikan fakta penyelewengan yang terjadi, tak bisa menutupi fakta tentang pekerjaan raksasa yang telah

Sinergi Untuk Desa Kita Read More »

Mengawal Negara Laksanakan Amanat Konstitusi, Penuhi Hak Atas Air Rakyat (1)

JAKARTA, BINADESA.ORG—Koalisi Rakyat untuk Hak Atas Air (KRuHA) bersama berbagai organisasi masyarakat sipil seperti WALHI, Solidaritas Perempuan, KPA, BINA DESA, CREATA, SHI, HuMA, JATAM, IGJ, KPRI, SPRI, debtWatch Indonesia dan Kontras mengingatkan agar pemerintah melaksanakan amanat konstitusi dan memenuhi hak atas air rakyat. Hal ini terkait dengan dibatalkannya Undang-Undang No. 7/2004 tentang Sumber Daya Air

Mengawal Negara Laksanakan Amanat Konstitusi, Penuhi Hak Atas Air Rakyat (1) Read More »

Mengawal Negara Laksanakan Amanat Konstitusi, Penuhi Hak Atas Air Rakyat (2)

JAKARTA, BINADESA.ORG–Praktek yang ada juga mengabaikan situasi dan dampak berbeda yang dialami perempuan ketika terjadi krisis air bersih akibat pengelolaan air yang eksploitatif. Peran untuk memastikan akses dan ketersediaan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga menjadi tanggung jawab perempuan, mulai dari kebutuhan air untuk minum, memasak, mencuci, mandi, dll. Ditambah lagi dengan adanya kebutuhan atas

Mengawal Negara Laksanakan Amanat Konstitusi, Penuhi Hak Atas Air Rakyat (2) Read More »

Mengawal Negara Laksanakan Amanat Konstitusi, Penuhi Hak Atas Air Rakyat (3)

Usulan dari Masyarakat untuk kebijakan air sesuai Konstitusi JAKARTA, BINADESA.ORG–Untuk itulah KRuHA dan organisasi lainnya kembali mengingatkan Pemerintah dan DPR RI untuk,  menghentikan praktek penyusunan Kebijakan yang tertutup dan mengabaikan masukan Masyarakat serta perintah Konstitusi yang telah ditegaskan oleh Mahkamah Konstitusidengan menghindari terjadinya kembali praktek “Swastanisasi Terselubung” yang dilegalisir lewat produk perundangan. Mengevaluasi Proyek Utang

Mengawal Negara Laksanakan Amanat Konstitusi, Penuhi Hak Atas Air Rakyat (3) Read More »