Buletin 152
DOWNLOAD BULETIN Artikel terkait Kartini : Pendidikan Menggerakkan Perempuan untuk Bangkit dari Kesulitan Hidup di Desa Bertukar pengalaman perempuan desa di Cianjur dan pegiat desa dari Jepang
DOWNLOAD BULETIN Artikel terkait Kartini : Pendidikan Menggerakkan Perempuan untuk Bangkit dari Kesulitan Hidup di Desa Bertukar pengalaman perempuan desa di Cianjur dan pegiat desa dari Jepang
DOWNLOAD BULETIN Artikel terkait Kartini : Pendidikan Menggerakkan Perempuan untuk Bangkit dari Kesulitan Hidup di Desa Bertukar pengalaman perempuan desa di Cianjur dan pegiat desa dari Jepang
DOWNLOAD BULETIN Artikel terkait Kartini : Pendidikan Menggerakkan Perempuan untuk Bangkit dari Kesulitan Hidup di Desa Bertukar pengalaman perempuan desa di Cianjur dan pegiat desa dari Jepang
Download Buletin 149 Artikel terkait Buletin Bina Desa (130/XXXVI/2017) Buletin Bina Desa (131/XXXVI/2017)
Download Buletin Bina Desa 148 Artikel terkait Kartini : Pendidikan Menggerakkan Perempuan untuk Bangkit dari Kesulitan Hidup di Desa Bertukar pengalaman perempuan desa di Cianjur dan pegiat desa dari Jepang
Download Buletin Bina Desa 147 Artikel terkait Menyelami Dunia Pangan Alami Bersama Wendell Berry Desa Membangun, Memanusiakan Manusia
Download Buletin Bina Desa 136 Artikel terkait Menyelami Dunia Pangan Alami Bersama Wendell Berry Desa Membangun, Memanusiakan Manusia
Buletin Bina Desa (136/XXXVIII/2019) Read More »
Artikel terkait Buletin Bina Desa (130/XXXVI/2017) Buletin Bina Desa (131/XXXVI/2017)
Buletin Bina Desa (135/XXXVI/2018) Read More »
Perempuan pedesaan juga mengalami penindasan secara berlapis. Perempuan tani seringkali mengalami kekerasan dalam bentuk pemaksaan menggunakan benih/pupuk/pestisida tertentu buatan pabrik serta menggantikan peran mereka dengan teknologi baru atau mesin yang dirancang tidak untuk perempuan. Pada buletin edisi 134 ini mengangkat tema dinamika kemandirian perempuan pedesaan, dengan semangat persaudaraan perempuan, kita wujdukan kehidupan yang berkeadilan. Selamat
Buletin Bina Desa (134/XXXVI/2018) Read More »
Rembug dapat dipahami dengan arti musyawarah, yaitu berunding tentang situasi dan kondisi desa kita, apa yang dimaksud dengan desa, siapa yang ada di dalam desa, dan bagaimana desa kita sekarang ini. Prinsip yang diletakkan dalam rembug rakyat desa adalah kesejajaran, kesamaan, keharmonisan karena semua mempunyai kepentingan untuk mewujudkan desa yang berdaulat. Bagi Bina Desa, musyawarah
Buletin Bina Desa (133/XXXVI/2017) Read More »