Bina Desa

Mengapa Bertani Alami?

Sudah banyak kasus yang membuktikan bahwa penyebab perpindahan tangan lahan sawah atau kebun disebabkan oleh karena petani terjerat dalam utang produksi. Berdasarkan catatan Bina Desa, Sebagaimana dikatakan Kepala Bidang Pertanian Alami Bina Desa, Lily Noviani Batara, pertambahan biaya produksi secara signifikan meningkat hampir 100 % sejak tahun 2006 – 2011, dimana sebagian besar peningkatan terjadi […]

Mengapa Bertani Alami? Read More »

Menanam Dalam Ketidakpastian: Cerita Pertanian Alami dari Sulawesi

Cerita Pertanian Alami dari Sulawesi Mereka adalah orang-orang yang bersemangat merawat alam di desanya, menghidupi dan hidup harmonis dengan apa yang bisa diberikan oleh tanah di mana mereka tumbuh. Di Salassae dan desa-desa sekitarnya di Kabupaten Bulukumpa, tua dan muda laki-laki dan perempuan bergandeng tangan mengupayakan kehidupan sosial yang tidak bergantung– terutama melalui kemandirian sektor

Menanam Dalam Ketidakpastian: Cerita Pertanian Alami dari Sulawesi Read More »

APAKAH PERTUMBUHAN EKONOMI (YANG KITA DAMBAKAN) JUGA BERARTI BAHWA ANAK-ANAK KITA JUGA TUMBUH BAIK?

Sajogyo * Jika mendapat undangan hadir dalam “International Experts Seminar on Child Growth and Poverty” (di Hotel Hilton, Jakarta, 10-13 Nopember 2002), apakah itu berarti kita in “pakar” (“expert”), paling tidak di bidang kemiskinan? Sebagai sosiolog yang mengamati pedesaan, karena ada “koneksi” dengan Departemen Kesehatan (pernah mengajar di Akademi Gizi di Bogor), tahun 1972 kami

APAKAH PERTUMBUHAN EKONOMI (YANG KITA DAMBAKAN) JUGA BERARTI BAHWA ANAK-ANAK KITA JUGA TUMBUH BAIK? Read More »

KARTEL DI PEKARANGAN KITA

SEPERTI kisah dalam Ripley’s Believe It or Not!, drama lonjakan harga bawang mengungkap statistik perdagangan yang mencengangkan. Jumlah importir bawang kini mencapai 114 perusahaan, dari sebelumnya sekitar 20-an perusahaan. Permohonan rekomendasi impor pun melejit menjadi 5,14 juta ton, dari 203.732 ton pada 2012. Bagaimana dengan keuntungan? Jika dihitung, pada saat harga tinggi di tingkat konsumen

KARTEL DI PEKARANGAN KITA Read More »

MK: Semangat undang-undang SBT lebih memfasilitasi industri benih untuk memonopoli perbenihan

Mahkamah Konstitusi melalui Putusan No.99/PUU-X/2012 akhirnya mengabulkan gugatan pemohon yang mewakili suara petani kecil, secara keseluruhan MK membatalkan Pasal 5,6,9, 12, dan 60 UU No 12/1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman. Sebelumnya Pemohon yang mengajukan guggatan undang-undang (Judicial Review) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sisitem Budidaya Tanaman dan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan

MK: Semangat undang-undang SBT lebih memfasilitasi industri benih untuk memonopoli perbenihan Read More »

Asep Supriyadi, Dari Buruh Batu Bara Tanamkan Semangat Membara Di Desa Tercinta

Menghidupkan desa, meneranginya dengan semangat, menumbuhkannya dengan impian mandiri memang bukan pekerjaan semabarangan orang , termasuk menjadi aktivis atau pendamping komunitas pedesaan. Dibutuhkan tekad, dan sebutlah, darah juang! Hal itu mungkin bisa menggambarkan militansi kader bina desa Jawa Barat, Asep Supriyadi, (33). Pria Sukabumi lulusan SMK Management ini dengan penuh semangat tiada henti, berbuat apa

Asep Supriyadi, Dari Buruh Batu Bara Tanamkan Semangat Membara Di Desa Tercinta Read More »

MIFEE, siapa diuntungkan?

Pada 2010 banyak pihak mengkhawatirkan terjadinya “landgrab” atas tanah dan sumber pangan dan obat masyarakat adat papua (khususnya Suku Malind), juga khwatir akan terjadinya “genosida” kebudayaan bahkan mungkin keturunan (ras). Namun walau ditentang banyak pihak, pemerintah tetap ngotot memulai program Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE). Kini setelah hampir tiga tahun berjalan, dampak yang

MIFEE, siapa diuntungkan? Read More »

Kesejahteraan Petani Masih Terabaikan

Berbagai masalah masih melanda petani dan masyarakat pedesaan. Seperti masalah akses dan kontrol atas tanah, air, benih, konflik agraria, belum adanya perlindungan harga produk pertanian bagi para petani kecil serta serbuan pangan impor murah yang menyebabkan anjloknya harga produk pertanian dalam negeri. Terkait dengan Rencana Strategis 2010-2014 Kementerian Pertanian dan lebih jauh Rencana Strategis Pemerintahan

Kesejahteraan Petani Masih Terabaikan Read More »

Mempertimbangkan kembali nasib manusia (di tengah kemarau)

Data Buku : Judul                : KEMARAU Pengarang       : A.A NAVIS Terbit              : GRASINDO, Cetakan VI, Agustus 2003 Tebal               : X + 118 halaman   Judul di atas segera mengajukan pertanyaan, apa yang dipertimbangkan? Nasib? Tulisan ulasan tentang novel ‘Kemarau’ karya A.A Navis ini tidak hendak membahas nasib sebagai sebuah kaidah langit dan bumi,

Mempertimbangkan kembali nasib manusia (di tengah kemarau) Read More »