Bina Desa

John Dijkstra Sosok Gila Yang Berpihak Kepada Kaum Miskin

UNGARAN, BINADESA.ORG- Perjalanan minggu pagi (18/09) dari ibukota Jawa Tengah, Semarang ke Ungaran terasa cepat, saat itu lalu lintas lengang dan cuaca mendung. Kunjungan ini atas undangan dari Lembaga Pendamping Usaha Buruh, Tani dan Nelayan (LPUBTN) dalam rangka peringatan hari lahir lembaga tersebut yang ke -56 tahun. Organisasi ini sebagai salah satu pendirinya adalah (alm) […]

John Dijkstra Sosok Gila Yang Berpihak Kepada Kaum Miskin Read More »

Di Myanmar Petani dan Nelayan Asia Berlatih  “Action Learning”

NAY PYI TAW, BINADESA.ORG- Puluhan perwakilan petani dan nelayan jaringan AsiaDHRRA  (the Development Human Resources in Rural Areas) yang terdiri dari 8 negara seperti Thailand, Laos, Philipina, Malaysia, Vietnam, Indonesia dan lainnya berkumpul di ibukota Myanmar yang baru, Nay Pyi Taw. Selama tiga hari  tepatnya pada tanggal 15-17 September 2016 mereka melakukan pelatihan regional tentang

Di Myanmar Petani dan Nelayan Asia Berlatih  “Action Learning” Read More »

Polemik Reklamasi Teluk Jakarta: Presiden Diminta agar Taat Hukum

JAKARTA, BINADESA.ORG–Pernyataan Pemerintah Pusat yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan bahwa pemerintah akan melanjutkan proyek reklamasi Teluk Jakarta, khususnya reklamasi pulau G. Menurut Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menunjukkan Pemerintah Pusat tidak mentaati hukum. Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) telah memutuskan bahwa proyek reklamasi Teluk Jakarta (Pulau G) ditunda

Polemik Reklamasi Teluk Jakarta: Presiden Diminta agar Taat Hukum Read More »

Diskusi: “Lemahmu udu duwekmu: Mengurai Hak Milik atas Tanah, Perspektif Warga DIY”

Dalam rangka mempererat solidaritas antar penyintas penggusuran, warga terdampak pembangunan tidak berwawasan lingkungan, dan masyarakat sipil di DIY, akan diselenggarakan pertemuan terbuka. Bentuk diskusi dipilih karena ada kebutuhan segera menajamkan analisa dan menyebarkan semangat berjuang untuk ruang hidup kita bersama. Diskusi berjudul “Lemahmu udu duwekmu: Mengurai Hak Milik atas Tanah, Perspektif Warga DIY” ini akan

Diskusi: “Lemahmu udu duwekmu: Mengurai Hak Milik atas Tanah, Perspektif Warga DIY” Read More »

Bertukar pengalaman perempuan desa di Cianjur dan pegiat desa dari Jepang

CIANJUR, BINADESA.ORG-  Pada akhir Agustus lalu, tepatnya pada tanggal 30-31 merupakan hari yang berbeda dari biasanya bagi Sauyunan Perempuan Petani Binangkit (SPPB) Kadupandak. Saat itu SPPB kedatangan tamu dari lembaga Asian Community Trust (ACT) Jepang, Mari Suzuki bersama staff Bina Desa Jakarta, Mardiah, Affan dan John S. Kesempatan kunjungan ini tidak disia-siakan oleh SPPB, mereka

Bertukar pengalaman perempuan desa di Cianjur dan pegiat desa dari Jepang Read More »

Kartini : Pendidikan Menggerakkan Perempuan untuk Bangkit dari Kesulitan Hidup di Desa

CIANJUR, BINADESA.ORG- Ketua Sauyunan Perempuan Petani Binangkit (SPPB) Kartini, menyampaikan sambutan pada pembukaan pendidikan kader dasar, bagi pengurus sauyunan dan anggota paguyuban. Kartini mengatakan pendidikan bagi perempuan pedesaan utamanya petani, merupakan salah satu cara menggerakan dan menyadarkan agar lebih peduli untuk bangkit dari kesulitan-kesulitan hidup di desa. “Melalui pendidikan kader ini, diharapkan kita semua bisa lebih sadar dan

Kartini : Pendidikan Menggerakkan Perempuan untuk Bangkit dari Kesulitan Hidup di Desa Read More »

Forum Masyarakat Sipil Indonesia untuk Kebijakan Luar Negeri Merespon Pertemuan G20

“Kerjasama Perpajakan dan Reformasi Struktural dalam Perdagangan dan Investasi harus menjadi prioritas Indonesia di G20” Dua hari ini tepatnya tanggal 4-5 September berlangsung pertemuan Puncak G20 di Hangzhou, Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Presiden Jokowi hadir di pertemuan tersebut. Pertemuan puncak G20 yang mengangkat tema Pembangunan yang inovatif, menyegarkan, terhubung, dan inklusif berlangsung hampir satu tahun

Forum Masyarakat Sipil Indonesia untuk Kebijakan Luar Negeri Merespon Pertemuan G20 Read More »

SNI: Darurat Perompakan, Nyawa Nelayan Kecil Terancam dan Merugi Milyaran Rupiah

JAKARTA, BINADESA.ORG–Nelayan yang merupakan pilar utama sebagai produsen pangan laut dan garda terdepan dalam menjaga keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam wilayah perairan,  saat ini harus dihadapkan kepada persoalan-persoalan yang mengancam kesejahteraannya. Persoalan pertama yang mungkin cukup klasik adalah proses produksi dan distribusi yang masih bergantung kepada para tengkulak sehingga keterlibatan para nelayan, khususnya nelayan

SNI: Darurat Perompakan, Nyawa Nelayan Kecil Terancam dan Merugi Milyaran Rupiah Read More »

Perompakan Merajalela Nelayan Menderita Kerugian Miliaran Rupiah

Nelayan Rajungan Tiga Bulan Tidak Melaut Karena Perompakan Kerugian Mencapai Miliaran dalam Sebulan SERIKAT NELAYAN INDONESIA Nelayan yang merupakan pilar utama sebagai produsen pangan laut dan garda terdepan dalam menjaga keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam wilayah perairan,  saat ini harus dihadapkan kepada persoalan-persoalan yang mengancam kesejahteraannya. Persoalan pertama yang mungkin cukup klasik adalah proses produksi

Perompakan Merajalela Nelayan Menderita Kerugian Miliaran Rupiah Read More »

Peluncuran Program Penguatan Kapasitas Organisasi Masyarakat Pedesaan Asia

YOGYAKARTA, BINADESA.ORG- Perwakilan DHRRA, organisasi pengembangan SDM pedesaan di Asia, dari 8 negara dan organisasi mitra regional dan global berkumpul di Yogyakarta pada 18 mei 2016 untuk menyaksikan peluncuran program regional yang berjudul ReCoERDO Asia. ReCoERDO Asia merupakan kerjasama dengan Komisi Uni Eropa dan ditujukan untuk penguatan aspek social-ekonomi organisasi komunitas pedesaan di Asia Tenggara dan

Peluncuran Program Penguatan Kapasitas Organisasi Masyarakat Pedesaan Asia Read More »