Usaha Bersama untuk Kemandirian Ekonomi Komunitas

Proses kegiatan berbagi pembelajaran terkait kewirausahaan dan pemasaran bersama di Desa Paddinging 15/09/2018 (Foto : Irmawati TiME)

TAKALAR, BINADESA.ORG – Pada tanggal 15 September 2018, TiME melaksanakan kegiatan berbagi pembelajaran terkait kewirausahaan dan pemasaran bersama” di Bonto Panno Desa Paddinging Kec. Sanrobone kab. Takalar. Pertemuan ini dilakukan setelah perwakilan dari TiME mengikuti pendidikan kewirausahaan dan pemasaran bersama di bogor lalu.

Pertemuan ini dihadiri oleh 13 perempuan dari pengurus TiME, SEPAKAT dan Balai Perempuan Paddinging. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada komunitas bahwa salah satu jalan untuk berdaya secara ekonomi adalah kita harus melakukan usaha secara bersama, dan yang terpenting adalah adanya pembagian peran yang jelas dan memiliki produk unggulan.

Pada proses tersebut Sri Wahyuni menjelaskan secara sederhana terkait Kanvas Model Bisnis, penekanan yg diberikan lebih pada bagaimana menetukan pasar dan pentingnya sebuah produk memiliki nilai tawar serta bagaimana strategi pasar, selain itu juga menyampaikan bagaimana menentukan produk pada sebuah produk.

“Kalau ada usaha bersama memang bagus sehingga kita bisa saling membantu dalam mengolah produk, saya siap jadi bagian pengantar produk untuk wilayah Takalar,” ujar Husni Dg Tanang, salah satu peserta.

Lombok Tumis Alami, produksi TiME dijadikan sebagai contoh produk unggulan untuk Kabupaten Takalar dengan nilai jual yg tinggi karena bahan dasar dari lombok alami yang tidak tersedia dipasar namun disiapkan sendiri dari kebun alami Lamberang. Pertemuan ini kemudian ditutup dengan sebuah rekomendasi yakni bersepakat melakukan usaha bersama dengan aneka produk olahan alami.***

 

ARTIKEL TERKAIT

Semangat Perempuan Pedesaan dalam Mengawali Hajatan Kampong

Hajatan Kampong: Pembangunan yang Dipimpin Komunitas

Deklarasi Rembug Rakyat Laut: Rakyat Berdaulat Menjaga Laut Bersama

Our Ocean Conference: Menyelamatkan Laut Dengan Menjual ?

Bank Dunia, Tinggalkan Desa Kami!

Komunike Musyawarah : “Dunia-Warga Yang Melampaui Kuasa Bank” (World Beyond Banks)