Mahasiswa UIN Jakarta Belajar Bersama dengan Komunitas

CILACAP, BINADESA.ORG – Prodi kesejahteraan sosial (kessos) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tengah melangsungkan kegiatan praktikum dua di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kegiatan praktikum dua tersebut dilaksanakan di dua kecamatan, yaitu kecamatan Bantarsari dan Kecamatan Kampung Laut. Kegiatan praktikum dua dilaksanakan untuk memenuhi syarat praktik yang harus dilakukan oleh mahasiswa kesejahteraan sosial untuk mencapai gelar starata 1.

Kegiatan praktikum dua dilaksanakan sejak tanggal 25 Juli sampai dengan 2 September 2018. Dimana pembukaan kegiatan praktikum dilaksanakan di kantor Kecamatan Bantarsari dan kantor Kecamatan kampung Laut pada tanggal 25 Juli 2018 pada pukul 09.00 waktu setempat. Di masing – masing kecamatan yang tentunya dihadiri oleh praktikan yang berjumlah 38 orang di Kecamatan Bantarsari dan 37 orang di Kecamatan Kampung Laut, dan juga perwakilan dosen untuk masing – masing kecamatan serta perwakilan dari perangkat kecamatan dan mitra prodi kessos dalam kegiatan praktikum dua yaitu bina desa. Di kecamatan Bantarsari dihadiri oleh Ibu Lisma Dyawati Fuaida, M. Si selaku Ketua Prodi Kessos UIN Syarif Hidayatullah, Ibu Ellies Sukmawati, S.T, M. Si selaku dosen pengampu mata kuliah praktikum dua, Bapak Sartomo, S. H selaku perwakilan dari perangkat Kecamatan Bantarsari, dan  Ibu Rassela Malinda perwakilan dari bina desa. Sedangkan untuk kegiatan pembukaan praktikum dua di Kecamatan Kampung Laut di hadiri oleh Ibu Nunung Khoiriyah selaku sekretaris prodi kessos UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Dalam kegiatan pembukaan praktikum dua, Ibu Lisma Dyawati Fuaida, M. Si selaku ketua prodi kessos UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya kegiatan praktikum dua berbasis intervensi pada komunitas. “Semoga dengan adanya kegiatan praktikum dua ini mahasiswa jurusan kessos dapat mencapai pembelajaran sebagaimana yang direncanakan dalam kurukilum dan mendapatkan bibit – bibit kader lokal yang nantinya dapat melanjutkan kegiatan yang telah dirancang bersama komunitas secara pasrtisipatif,” ujar Ibu Lisma.

Selain itu, Bapak Sartomo, S. H selaku perwakilan dari perangkat kecamatan memberikan sambutan “Yang diharapkan dari kegiatan praktikum dua ini semoga masyarakat kecamatan bantarsari dan juga mahasiswa bisa bersinergi untuk membangun kehidupan yang sejahtera.” Sambutan lainnya juga disampaikan oleh Ibu Rassela Malinda yang mengatakan “Kegiatan praktikum dua ini merupakan kegiatan praktik berbasis intervensi komunitas, dimana semua permasalahan dan solusi akan dihadirkan oleh komunitas melalui kegiatan partisipatif yang difasilitasi oleh praktikan”.

Kegiatan pembukaan praktikum dua di kantor kecamatan berlangsung dengan lancar yang iringi dengan doa dan harapan dari setiap hadirin. Mengingat kegiatan ini akan dilaksanakan selama 40 hari. Semoga dengan adanya kegiatan ini pengembangan masyarakat yang diharapkan oleh prodi kessos UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pun lembaga mitra yang dilaksanakan di dua kecamatan tersebut dapat tercapai.***

*Penulis adalah Annisa Yusman, mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

 

 

ARTIKEL TERKAIT

Semangat Perempuan Pedesaan dalam Mengawali Hajatan Kampong

Hajatan Kampong: Pembangunan yang Dipimpin Komunitas

Deklarasi Rembug Rakyat Laut: Rakyat Berdaulat Menjaga Laut Bersama

Our Ocean Conference: Menyelamatkan Laut Dengan Menjual ?

Bank Dunia, Tinggalkan Desa Kami!

Komunike Musyawarah : “Dunia-Warga Yang Melampaui Kuasa Bank” (World Beyond Banks)