Semangat Perempuan Pedesaan dalam Mengawali Hajatan Kampong

Pembukaan kegiatan Hajatan Kampong (foto: bina desa)

Bantaeng, binadesa.org – Hajatan Kampong telah dimulai, semangat para peserta telah menjadi pembuka dalam rangkai acara empat hari kedepan.

Pembukaan pada hari ini dihadiri oleh Pemangku Adat Gantarangkeke, Ibu Lurah Gantarangkeke, dan masyarakat sekitar baruga turut hadir. Para peserta dari NTT, Kalimantan, Sumatera, Jawa, dan Sulawesi pun berkumpul dan bernyanyi lagu daerah salassae. Bina desa dihadiri oleh koordinator bina desa, Mardiah Basuni, dan staff bina desa (John Pluto Sinulingga, Kristina Pakpahan, Rassela Malinda, Gina Nurohmah, Mardina, dan Danar Yuditya Pratama).

Dalam sambutannya, pemangku adat menyampaikan siapapun boleh berkumpul di baruga ini yang penting niatnya baik.

baca juga : http://binadesa.org/hajatan-kampong-pembangunan-yang-dipimpin-komunitas/

Ibu Lurah Gantarangkeke merasa ini salah satu kehormatan besar ditempatkan pertemuan ini, ia pun sangat mendukung dengan lancarnya kegiatan ini dengan menggerakkan RT/RW disini untuk menyediakan bahan pangan, siapa yang punya pisang, ubi, dan lainnya untuk bisa dikumpulkan karena ini berhajat bersama.

Sri Koko Wahyu, Ketua Serikat Perempuan Salassae yang menjadi salah satu panitia bersama kegiatan ini memberikan sambutannya, ia menyampaikan ruang ini ada karena dilaterbelakangi perempuan sekarang ini masih dinomorduakan di desa.

Bina Desa menyampaikan kembali tujuan Hajatan Kampong dan rangkaiannya bahwa ini adalah ruang bersama masyarakat pedesaan untuk berdiskusi, berdialog bersama terkait kondisi di desanya. Selamat berdiskusi!***

ARTIKEL TERKAIT

Hajatan Kampong: Pembangunan yang Dipimpin Komunitas

Deklarasi Rembug Rakyat Laut: Rakyat Berdaulat Menjaga Laut Bersama

Our Ocean Conference: Menyelamatkan Laut Dengan Menjual ?

Bank Dunia, Tinggalkan Desa Kami!

Komunike Musyawarah : “Dunia-Warga Yang Melampaui Kuasa Bank” (World Beyond Banks)

Dunia Tanpa IMF-Bank Dunia: Wujudkan Kedaulatan Pangan dan Keadilan Sosial